Skip to footer
Container ship being towed in the Scheldt towards the Port of Antwerp, seen from Doel, Belgium (DSCF3880)
Photo: Illustrative image — Photo: Trougnouf, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons

tech

AirNav Indonesia Pamerkan Inovasi Navigasi Penerbangan di AS

AirNav Indonesia memamerkan inovasi navigasi penerbangan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Selasa (27/10) melalui sesi Business

Updated 1 min read

Key points

  • AirNav Indonesia memamerkan inovasi navigasi penerbangan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Selasa (27/10).
  • Direktur Teknik Zainal Arifin Harahap menyatakan fokus pengembangan teknologi untuk wilayah kepulauan dengan luas 7,79 juta kilometer
  • Inovasi mencakup pertukaran informasi penerbangan berbasis FF-ICE dan penyusunan NOTAI menggunakan kecerdasan buatan bersama Telkom

Why it matters. Inovasi ini membantu memastikan sistem navigasi nasional selaras dengan standar keselamatan penerbangan global dan mendukung efisiensi operasional di wilayah kepulauan Indonesia.

AirNav Indonesia memamerkan inovasi navigasi penerbangan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Selasa (27/10) melalui sesi Business Briefing di Aviation Safety and Security Reverse Trade Mission (RTM). Direktur Teknik Zainal Arifin Harahap menyatakan fokus pengembangan teknologi untuk menjawab tantangan operasional di wilayah kepulauan dengan luas 7,79 juta kilometer persegi.

Latest updates

AirNav Indonesia Pamerkan Inovasi Navigasi Penerbangan di AS

AirNav memperkenalkan inovasi navigasi penerbangan dalam forum RTM di Amerika Serikat. Teknologi baru termasuk AI dan sistem pemantauan frekuensi radio. Jakarta, CNN Indonesia -- AirNav Indonesia menampilkan sejumlah inovasi untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan dalam sesi Business Briefing pada rangkaian Aviation Safety and Security Reverse Trade Mission (RTM) yang diselenggarakan United States Trade and Development Agency (USTDA) di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, Selasa (27/10). Direktur Teknik Zainal Arifin Harahap sebagai representasi AirNav Indonesia menyampaikan bahwa pengembangan teknologi diarahkan untuk menjawab kebutuhan operasional pelayanan navigasi di wilayah kepulauan. Inovasi yang dipaparkan mencakup pertukaran informasi penerbangan, pemanfaatan kecerdasan buatan, serta pemantauan gangguan sinyal navigasi satelit. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Mengelola navigasi penerbangan di negara kepulauan menuntut adaptasi teknologi yang berkelanjutan. Kami tidak hanya berfokus menjaga keandalan fasilitas komunikasi, navigasi, dan pengawasan (Communication, Navigation, and Surveillance/CNS) yang ada, tetapi juga aktif mengembangkan inovasi berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI) guna menjawab tantangan ruang udara yang semakin padat dan dinamis," ujar Zainal dalam keterangan resmi, Jumat (30/10). AirNav melayani navigasi penerba.

Sources