
business
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%
Antam (ANTM) mau membagikan dividen dengan potensi yield di atas 10%, kata sejumlah sekuritas.
Key points
- JP Morgan menetapkan rekomendasi overweight untuk saham ANTM dengan target harga Rp4.700.
- Laba bersih Antam tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun hingga September 2026.
- Indo Premier Sekuritas menetapkan rekomendasi buy untuk saham ANTM dengan target harga Rp3.700.
Why it matters. Menurut JP Morgan, eksposur dolar AS Antam bisa menjadi alat lindung nilai alami dari pelemahan rupiah bagi investor di tengah gejolak IHSG.
JP Morgan menjadikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pilihan di tengah gejolak IHSG akibat kisruh MSCI, dengan target harga Rp4.700 dan rekomendasi overweight. Hingga September 2026, laba bersih Antam tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun, sedangkan pendapatan naik 23% menjadi Rp88,48 triliun. Indo Premier Sekuritas memprediksi yield dividen ANTM bisa mencapai 12,3% pada 2027, sementara Sucor Sekuritas menghitung 10% dengan asumsi rasio dividen 65%.
Latest updates
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuannya di Atas 10%
Di tengah penurunan besar-besaran indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat peluang besar memetik dividen besar. Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah penurunan besar-besaran indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat peluang besar memetik dividen besar dari beberapa saham, yang salah satunya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. Beberapa sekuritas menyebut yield dividen ANTM tinggi untuk tahun buku 2026, seiring kas melimpah dan kinerja keuangan yang melesat. Potensi yield dividen perusahaan pertambangan dan logam terdiversifikasi ini di atas 10%. JP Morgan, bank investasi dunia asal Amerika Serikat (AS) menjadikan ANTM sebagai saham pilihan di tengah gejolak IHSG akibat kisruh MSCI. Sebab, valuasinya murah dengan yield dividen besar. "Saham ANTM kini diperdagangkan dengan PER 4 kali berdasarkan proyeksi 2027 dan yield divided 14%. Pendapatan dan laba bersih Antam juga memiliki eksposur kuat dengan dolar AS sehingga bisa menjadi alat lindung nilai alami dari pelemahan rupiah," tulis JP Morgan, seperti dikutip Senin (2/11/2026). JP Morgan menetapkan rekomendasi overweight saham ANTM dengan target harga Rp4.700. Sementara itu, Indo Premier Sekuritas menilai meskipun prospek pasar saham Indonesia secara makro (top-down perspective) kurang menguntungkan, sektor komoditas akan menjadi pencetak kinerja terbaik (outperformer).