business
Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Pertalite Tidak Naik di Tengah Lonjakan ICP
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak subsidi tidak naik meskipun harga ICP global melonjak.
Key points
- Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga bahan bakar minyak subsidi di tengah kenaikan rata-rata harga ICP.
- Lonjakan harga minyak global berpotensi menambah kebutuhan anggaran untuk subsidi energi.
- Pemerintah menargetkan ICP tetap berada di bawah US$ 100 per barel agar bahan bakar minyak subsidi tetap mencukupi.
Why it matters. Kenaikan harga minyak global dapat menambah kebutuhan anggaran subsidi energi pemerintah, meskipun harga bahan bakar minyak subsidi dipastikan tidak naik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak subsidi di tengah lonjakan harga rata-rata Indonesian Crude Price. Kenaikan harga minyak global berpotensi menambah kebutuhan anggaran subsidi energi, meski pemerintah menargetkan harga ICP tetap berada di bawah US$ 100 per barel.
Latest updates
Menteri ESDM Pastikan Harga BBM Subsidi Pertalite Tidak Naik di Tengah Lonjakan ICP
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk menahan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Di tengah tren kenaikan harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) di pasar internasional, pemerintah memilih untuk menjaga stabilitas ekonomi rakyat. Bahlil menyatakan bahwa kementeriannya terus mencermati pergerakan harga minyak mentah global secara cermat setiap harinya. Kebijakan ini diambil guna melindungi daya beli masyarakat dari dampak langsung lonjakan harga energi dunia. Pemerintah memastikan alokasi subsidi energi akan tetap dikelola secara optimal dalam APBN.




