Skip to footer
Marriner S. Eccles Federal Reserve Board Building
Photo: Illustrative image — Photo: AgnosticPreachersKid, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Kredit Perbankan Indonesia Tumbuh 13 Persen hingga September 2026, Modal Bank Tetap Tebal

OJK melaporkan kredit perbankan tumbuh 13,26% YoY hingga September 2026, sementara modal bank tetap tebal.

Updated 1 min read

Key points

  • Kredit perbankan tumbuh 13,26% YoY menjadi Rp9.245 triliun hingga September 2026.
  • Kredit investasi tumbuh 23% YoY dan kredit korporasi tumbuh 21,31% YoY.
  • Rasio CAR perbankan per September 2026 sebesar 24,3%, dan rasio LDR sebesar 88,11%.

Why it matters. Kecukupan modal perbankan yang tinggi dapat menopang penyaluran kredit di tengah tekanan ekonomi global, menurut paparan OJK.

Otoritas Jasa Keuangan melaporkan kredit perbankan Indonesia hingga September 2026 tumbuh 13,26% YoY menjadi Rp9.245 triliun. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikannya dalam konferensi pers KSSK, dengan kredit investasi naik 23% dan kredit korporasi 21,31%. Rasio kecukupan modal atau CAR per September 2026 berada di level tinggi, yakni 24,3%.

Latest updates

Kredit Perbankan Indonesia Tumbuh 13 Persen hingga September 2026, Modal Bank Tetap Tebal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan Indonesia sebesar 13 persen secara tahunan hingga September 2026. Data tersebut disampaikan OJK di tengah kondisi global yang bergejolak. OJK juga menyebut kondisi permodalan perbankan nasional tetap tebal. Pertumbuhan kredit yang kuat menjadi indikator daya tahan sektor keuangan domestik. Rincian sektor penyaluran kredit dan kualitas aset belum tercantum dalam ringkasan sumber ini.

Sources