business
Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp45,5 Triliun Hingga September 2026
Bank Mandiri meraih laba bersih Rp45,5 triliun hingga September 2026 dengan pertumbuhan sebesar 20,7 persen secara tahunan.
Key points
- Laba bersih konsolidasi Bank Mandiri tumbuh 20,7 persen secara tahunan menjadi Rp45,5 triliun per September 2026.
- Penyaluran kredit bank only naik 16 persen secara tahunan hingga mencapai angka Rp1.605,8 triliun.
- Bank Mandiri menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang memiliki izin bank bullion untuk layanan emas terintegrasi.
Why it matters. Pertumbuhan laba dan penurunan NPL bruto ke 0,98 persen menunjukkan penguatan kinerja keuangan serta ekspansi bisnis melalui layanan bank bullion.
Bank Mandiri mengumumkan laporan keuangan triwulan III 2026 di Menara Bank Mandiri, Jakarta, pada Jumat (23/10/2026). Laba bersih konsolidasi tumbuh 20,7 persen secara tahunan menjadi Rp45,5 triliun dengan penyaluran kredit mencapai Rp1.605,8 triliun. Novita W. Anggraini dan jajaran direksi menyatakan kinerja ini didukung perbaikan NPL bruto bank only ke level 0,98 persen. Perseroan juga menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang mengantongi izin bank bullion.
Latest updates
Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp45,5 Triliun Hingga September 2026
Bank Mandiri mencatatkan kinerja keuangan positif dengan laba bersih mencapai Rp45,5 triliun hingga September 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 20,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain laba, perusahaan juga mencatat total penyaluran kredit sebesar Rp1.605,8 triliun. Pencapaian ini dipaparkan oleh jajaran direksi termasuk Direktur IT Sunarto dan Direktur Manajemen Risiko Danis Subyantoro.



