Skip to footer

world

Bantu Petani di Lampung, Mentan Siapkan Benih hingga Alat Pertanian

Mentan Andi Amran Sulaiman menyiapkan benih dan alat pertanian untuk membantu petani di Lampung.

Updated 2 min read

Key points

  • Pemerintah memberikan benih gratis dan tiga unit pompa untuk 300 hektare lahan puso di Kabupaten Pringsewu.
  • Regulasi bantuan alsintan diubah agar kelompok buruh tanam kini bisa menerima bantuan alat dan mesin pertanian.
  • Kementerian Pertanian menyediakan lima unit traktor tangan untuk lima kelompok buruh tanam yang berdialog dengan Mentan.

Why it matters. Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan lahan terdampak kekeringan dan memperkuat produktivitas pangan melalui dukungan sarana pengairan serta alat pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi petani di Lampung pada Minggu (25/10/2026) untuk menindaklanjuti keluhan produksi. Pemerintah menyiapkan benih gratis dan tiga unit pompa untuk menangani 300 hektare lahan puso di Kabupaten Pringsewu. Amran juga mengalokasikan lima unit traktor tangan bagi kelompok buruh tanam setelah mengubah regulasi bantuan alsintan. Ia berencana berkoordinasi dengan Menteri PU guna menarik sumber air menggunakan pompa kapasitas besar.

Latest updates

Bantu Petani di Lampung, Mentan Siapkan Benih hingga Alat Pertanian

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanggapi keluhan petani Lampung dengan dukungan benih dan alat pertanian, serta solusi untuk lahan puso 300 ha. Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menindaklanjuti keluhan petani Lampung tentang beberapa persoalan. Langkah itu dilakukan dengan menyiapkan dukungan benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta percepatan penanganan persoalan sumber air, termasuk untuk penanganan lahan puso seluas 300 ha. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lahan terdampak kekeringan sekaligus memperkuat produktivitas pertanian di daerah. "Kami ingin menyelesaikan persoalan petani. Apa yang bisa kita bantu, kita tindak lanjuti. Ini untuk petani, dan jangan sampai mereka kesulitan menjalankan usaha taninya," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2026). SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dalam kunjungan tersebut, Amran berdialog langsung dengan petani dan kelompok tani untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi, mulai dari keterbatasan sumber air hingga kebutuhan alat pengolahan lahan. Sejumlah permintaan bantuan langsung dicatat dan ditindaklanjuti dengan meminta jajaran teknis Kementerian Pertanian mempercepat proses pengecekan dan penyalurannya. "Kami lakukan apa pun demi petani Indonesia. Keluhan petani harus ditindaklanjuti dengan solusi konkret," ujar Amran. Ia menambahkan, pemerintah akan berupaya memenuhi.

Sources