
business
Saham BBCA Ditutup Turun 2,81 Persen ke Rp4.840
Saham BBCA ditutup turun 2,81 persen ke Rp4.840 per saham pada perdagangan Selasa, 3 November 2026.
Key points
- IHSG dibuka naik 0,58 persen ke level 5.126,53, tetapi kemudian berbalik dan ditutup melemah tajam.
- Rentang harga BBCA dalam 52 minggu terakhir berada di kisaran Rp4.740 hingga Rp8.700 per saham.
- Pada Sesi I, saham BBCA sudah terkoreksi 0,80 persen atau Rp40 ke level Rp4.940 per saham.
Why it matters. Harga BBCA kini hanya Rp100 di atas level terendah 52 minggu, sehingga pelaku pasar dapat mencermati tekanan lanjutan pada saham bank besar ini.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah 2,81 persen ke Rp4.840 per saham pada perdagangan Selasa, 3 November 2026, di Jakarta. Harga itu turun Rp140 dari penutupan sebelumnya Rp4.980 per saham, menurut data Google Finance. Saham sempat dibuka di Rp5.050 dan menyentuh terendah harian Rp4.820 sebelum akhirnya ditutup. Kapitalisasi pasar BBCA tercatat sekitar Rp590,68 triliun, dengan dividend yield 7,11 persen.
Latest updates
Saham BBCA Ditutup Turun 2,81 Persen ke Rp4.840
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup turun 2,81 persen ke level Rp4.840. Pelemahan tersebut dilaporkan Viva pada perdagangan 3 November 2026. Saham BBCA disebut terus tertekan dalam beberapa waktu terakhir. Saham perbankan berkapitalisasi besar ini kerap menjadi acuan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Investor akan memantau sesi perdagangan berikutnya untuk melihat arah pergerakan saham.