Skip to footer
NY stock exchange traders floor LC-U9-10548-6
Photo: Illustrative image — Photo: Public domain, via Wikimedia Commons

business

BEI dan PHEI Bikin Indeks Acuan Obligasi, Investor Wajib Tahu

BEI dan PHEI luncurkan indeks obligasi berbasis ESG sebagai acuan kinerja investasi bagi investor

Updated 2 min read

Key points

  • Indonesia ESG Corporate Bond Index mengukur kinerja obligasi korporasi berperingkat investment grade yang memenuhi kriteria ESG.
  • Indonesia Prime ESG Bond Index mengukur kinerja obligasi berperingkat kredit AAA yang memenuhi kriteria ESG.
  • Peluncuran indeks ini sejalan dengan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang efek bersifat utang berlandaskan keberlanjutan.

Why it matters. Indeks ini diharapkan melengkapi indikator pasar yang sudah ada dan memberi dasar yang lebih konsisten bagi pelaku pasar dalam menganalisis dan membandingkan kinerja investasi ESG.

BEI bersama PHEI meluncurkan Indonesia ESG Bond Index di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (6/11/2026), dalam rangkaian CMSE 2026. Indeks ini terdiri dari Indonesia ESG Corporate Bond Index dan Indonesia Prime ESG Bond Index. Kedua indeks dihitung dan dipublikasikan harian dengan data harga dan yield obligasi, sementara Direktur Utama PHEI M. Kadhafi Mukrom menyebut indeks ini memperkuat infrastruktur informasi pasar bagi pelaku industri.

Latest updates

BEI dan PHEI Bikin Indeks Acuan Obligasi, Investor Wajib Tahu

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) meluncurkan Indonesia ESG Bond Index yang menjadi acuan bagi investor. Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) meluncurkan Indonesia ESG Bond Index yang menjadi acuan bagi investor untuk mengukur dan membandingkan kinerja investasi, sekaligus mendukung pengembangan produk dan strategi investasi berbasis ESG. Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026. Peluncuran ini merupakan salah satu langkah PHEI dalam mendukung pengembangan pasar modal Indonesia. Direktur Utama PHEI, M. Kadhafi Mukrom menyampaikan, perkembangan instrumen keuangan berkelanjutan perlu didukung oleh ketersediaan referensi pasar yang mampu memberikan gambaran kinerja investasi secara objektif dan konsisten. "Melalui Indonesia ESG Bond Index, PHEI tidak hanya memperluas cakupan indeks obligasi, tetapi juga memperkuat ketersediaan infrastruktur informasi pasar yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri dalam melakukan analisis investasi, mengevaluasi kinerja portofolio, serta mengembangkan produk keuangan berbasis ESG," jata Khadafi dalam seremoni di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat, (6/11/2026). Ke depan, kehadiran indeks obligasi berbasis ESG diharapkan dapat melengkapi indikator pasar yang telah tersedia, sekaligus memberikan dasar ya.

Sources