
business
BEI Siapkan 23 UKM untuk Masuk Bursa, Targetkan IPO Tahun Depan
BEI menyiapkan 23 UKM untuk IPO tahun depan lewat pendampingan bersama Kementerian UMKM.
Key points
- Sebanyak 23 UKM sedang mengikuti program pendampingan coaching clinic dari BEI bersama Kementerian UMKM.
- Aset UKM tersebut memiliki rentang Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.
- Sektor makanan dan minuman 30 persen, fesyen 20 persen, sisanya dari sektor lain.
Why it matters. BEI menegaskan bahwa perusahaan tercatat harus siap memenuhi kewajiban kepada pemegang saham publik setelah IPO, dan BEI hanya mendorong perusahaan berkualitas untuk melantai.
BEI menyebut 23 UKM mengikuti program coaching clinic bersama Kementerian UMKM, disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan Saidu Solihin di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (2/11). Saidu mengatakan hampir seluruh UKM itu siap melantai tahun depan, tetapi keputusan IPO tetap di tangan masing-masing perusahaan. Aset UKM tersebut berkisar Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dengan 30 persen bergerak di makanan dan minuman serta 20 persen di industri fesyen.
Latest updates
BEI Siapkan 23 UKM untuk Masuk Bursa, Targetkan IPO Tahun Depan
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan sebanyak 23 usaha kecil dan menengah (UKM) siap melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun depan. Informasi tersebut dilaporkan CNN Indonesia pada Senin, 2 November 2026. Kesiapan UKM ini menunjukkan pelaku usaha kecil mulai melihat pasar modal sebagai sumber pendanaan. Rencana IPO tersebut diharapkan menambah jumlah perusahaan tercatat dan memperluas basis investor. Proses pencatatan saham tetap harus memenuhi ketentuan yang berlaku dari otoritas pasar modal. Detail nama perusahaan dan nilai dana yang ditargetkan belum diungkap dalam laporan ini.