business
Harga Beras Naik di Tingkat Eceran, Grosir, dan Penggilingan
BPS mencatat harga beras naik di seluruh tingkat distribusi pada Oktober 2026, dengan harga eceran Rp15.765 per kilogram.
Key points
- Harga beras eceran rata-rata Rp15.765 per kilogram pada Oktober 2026, naik dari Rp15.752 per kilogram pada September 2026.
- Harga beras di tingkat grosir mencapai Rp14.994 per kilogram, sementara di penggilingan Rp14.365 per kilogram.
- Badan Pangan Nasional menyebut periode Oktober hingga Desember belum memasuki musim panen raya, yang umumnya Februari atau Maret.
Why it matters. Kenaikan harga beras di berbagai tingkat distribusi menjadi perhatian karena beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat.
BPS melaporkan rata-rata harga beras di seluruh tingkat distribusi bergerak naik sepanjang Oktober 2026. Di tingkat eceran, rata-rata harga mencapai Rp15.765 per kilogram, naik dari Rp15.752 per kilogram pada September 2026; secara bulanan naik 0,08 persen dan tahunan 4,10 persen dibandingkan Oktober 2025. Badan Pangan Nasional menyebut panen raya baru berlangsung Februari atau Maret, sehingga pemerintah menyalurkan beras SPHP lewat Perum Bulog.
Latest updates
Harga Beras Naik di Tingkat Eceran, Grosir, dan Penggilingan
Badan Pusat Statistik mencatat harga beras naik di seluruh tingkatan, mulai dari penggilingan, grosir, hingga eceran. Harga beras di tingkat eceran tercatat mencapai Rp15.765 per kilogram. Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah menyiapkan penyaluran beras SPHP. Pantauan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, pada Selasa (3/11/2026) menunjukkan warga masih membeli beras di pasar tersebut. Pemerintah diperkirakan akan terus memantau perkembangan harga di lapangan.
BPS Catat Harga Beras Naik di Penggilingan, Grosir, hingga Eceran pada Oktober 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras naik di seluruh rantai distribusi pada Oktober 2026. Kenaikan terjadi di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut rata-rata harga beras di tingkat penggilingan naik 0,26 persen secara bulanan (month-to-month). Data tersebut menggambarkan tekanan harga pangan pokok di tingkat konsumen dan pelaku usaha.