Skip to footer
Anacortes Refinery 31911
Photo: Illustrative image — Photo: Walter Siegmund (talk), CC BY 2.5, via Wikimedia Commons

business

Chandra Asri Pacific Catat Laba US$395 Juta pada Sembilan Bulan Pertama 2026

Chandra Asri Pacific catat laba US$395 juta pada sembilan bulan pertama 2026, berbalik dari rugi bersih tahun sebelumnya.

Updated 1 min read

Key points

  • Laba bersih per September 2026 tercatat US$395 juta, dibandingkan rugi bersih US$153 juta pada 2025.
  • Pendapatan hingga kuartal III-2026 mencapai US$ 8,2 miliar, naik dari US$ 5 miliar pada periode sama 2025.
  • Pabrik CA-EDC sudah 80 persen rampung dan ditargetkan beroperasi pada 2027 dengan kapasitas 400 ribu ton per tahun.

Why it matters. Menurut Suryandi, pemulihan ini bersumber dari akuisisi di Singapura dan kapasitas produksi, dan ia yakin angka laba akan bertambah pada tiga bulan berikutnya.

Di Jakarta, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan laba bersih US$395 juta per September 2026, berbalik dari rugi bersih US$153 juta pada 2025. Pendapatan hingga kuartal III-2026 tercatat US$ 8,2 miliar, naik dari US$ 5 miliar pada periode sama 2025, kata Direktur SDM dan Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi. EBITDA berbalik dari minus US$ 32 juta menjadi positif US$ 1 miliar. Pabrik CA-EDC sudah 80 persen rampung, dengan pendanaan USD200 juta dari INA dan Danantara.

Latest updates

Chandra Asri Pacific Catat Laba US$395 Juta pada Sembilan Bulan Pertama 2026

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatatkan pemulihan kinerja keuangan yang solid pada sembilan bulan pertama 2026. Perusahaan berbalik dari rugi US$153 juta menjadi untung US$395 juta. Pertumbuhan kinerja ini didorong keberhasilan akuisisi strategis perusahaan di Singapura. Peningkatan kapasitas produksi di tingkat nasional juga berkontribusi terhadap hasil tersebut. Perusahaan belum merinci lebih jauh kontribusi masing-masing faktor terhadap laba.

Sources