
business
Dony Oskaria Sebut Laba Bersih BUMN Naik 20 Persen pada Kuartal III-2026
Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan secara umum perusahaan-perusahaan milik negara mencatat kinerja
Key points
- Laba bersih BUMN pada kuartal III 2026 meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
- Dony Oskaria menyebut kenaikan laba menjadi salah satu indikator positif transformasi BUMN.
- Laporan keuangan Danantara yang selama ini dipertanyakan publik akan segera diumumkan, kata Dony.
Why it matters. Kenaikan laba BUMN dan rencana pengumuman laporan keuangan Danantara dapat menjadi perhatian pelaku pasar dan publik terhadap kinerja perusahaan pelat merah.
Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan secara umum perusahaan-perusahaan milik negara mencatat kinerja positif sepanjang kuartal III-2026. Menurutnya perolehan laba bersih BUMN secara keseluruhan naik hingga 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dony yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) itu menyampaikan bahwa lompatan kinerja keuangan tersebut merupakan hasil dari program transformasi BUMN yang terus berjalan. "BUMN semuanya baik-baik saja.
Latest updates
Dony Oskaria Sebut Laba Bersih BUMN Naik 20 Persen pada Kuartal III-2026
Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa perusahaan milik negara secara umum mencatat kinerja positif sepanjang kuartal III-2026. Menurut Dony, laba bersih BUMN secara keseluruhan naik hingga 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dony juga menjabat Kepala Badan Pengatur Hilir Migas. Pernyataan ini disampaikan sebagai gambaran umum, sementara rincian per perusahaan belum dijelaskan dalam laporan ini.
Dony Oskaria Sebut Laba BUMN Naik 20 Persen
Dony Oskaria, COO Danantara, menyatakan laba badan usaha milik negara (BUMN) naik 20 persen. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pemberitaan Viva pada 3 November 2026. Ia juga mengaitkannya dengan laporan keuangan Danantara yang akan dirilis. Angka tersebut masih berupa klaim pejabat dan perlu dicocokkan dengan laporan keuangan resmi. Publik dapat menunggu rincian sektor serta perusahaan yang berkontribusi terhadap kenaikan laba.