Skip to footer

business

Dari Batik hingga Kerajinan Kulit, UMKM Lokal Ini Tembus Pasar Global

UMKM binaan Pertamina dari sektor batik dan kulit berhasil menembus pasar global termasuk Jepang, Singapura, Malaysia, dan Inggris.

Updated 2 min read

Key points

  • Adhimas Batik di Klaten melibatkan penyandang disabilitas wicara dan telah dibina Pertamina sejak 2013.
  • Joglo Ayu Tenan yang didirikan Yayuk pada 2015 telah memasarkan produk kreatifnya hingga ke Jepang.
  • Kraton Leather milik Aziz Imawan Prasetyo mempekerjakan 15 perajin dan mengekspor produk ke Singapura, Malaysia, serta Inggris.

Why it matters. Pembinaan kapasitas dan perluasan akses pasar oleh Pertamina membantu UMKM lokal meningkatkan daya saing serta menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pertamina membina sejumlah UMKM di Klaten dan Yogyakarta untuk memperluas pasar ke luar negeri. Adhimas Batik mengikuti program sejak 2013, sementara Joglo Ayu Tenan bergabung pada 2018 dan Kraton Leather pada 2021. Produk Joglo Ayu Tenan telah masuk pasar Jepang, sedangkan Kraton Leather menjangkau Singapura, Malaysia, dan Inggris. Muhammad Baron menyatakan program ini bertujuan meningkatkan daya saing serta manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Latest updates

Dari Batik hingga Kerajinan Kulit, UMKM Lokal Ini Tembus Pasar Global

Mereka melibatkan masyarakat dalam produksi dan pengembangan usaha. Jakarta - Sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pertamina berhasil memperluas pasar hingga ke luar negeri. Usaha tersebut bergerak di bidang batik, produk kreatif, hingga kerajinan kulit, sekaligus melibatkan masyarakat sekitar dalam proses produksinya. Tiga UMKM tersebut adalah Adhimas Batik di Klaten, Joglo Ayu Tenan di Yogyakarta, dan Kraton Leather di Yogyakarta. Adhimas Batik dirintis Suyanto di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten. Selama lebih dari 30 tahun, usaha ini memproduksi batik tulis dan mengembangkan motif batik ke berbagai produk, mulai dari topeng, tempat tisu, nampan kayu, payung, hingga tumbler. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Usaha tersebut juga melibatkan warga sekitar, termasuk penyandang disabilitas wicara yang bekerja sebagai pembatik. Rumah produksinya dimanfaatkan sebagai tempat belajar membatik bagi pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan mancanegara. Adhimas Batik mengikuti program pembinaan Pertamina sejak 2013. Melalui program tersebut, usaha ini memperoleh pelatihan, pendampingan, serta kesempatan mengikuti pameran, termasuk INACRAFT, untuk memperluas akses pasar. Di Yogyakarta, ada Joglo Ayu Tenan yang didirikan Yayuk pada 2015. Usaha ini menggabungkan produk kreatif dengan kegiatan seperti menyulam, menganyam, melukis, meracik teh, dan menulis jurnal. Joglo Ayu Te.

Sources