Skip to footer
Breakwater on Pulau Hantu Besar with oil refinery facilities on Pulau Busing
Photo: Illustrative image — Photo: Wzhkevin, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

DSI Jadi Perantara Ekspor Batu Bara, CPO, dan Ferro Alloy mulai 1 Januari 2027

DSI akan jadi perantara ekspor batu bara, CPO, dan ferro alloy mulai 1 Januari 2027

Updated 1 min read

Key points

  • Eksportir wajib mendaftarkan satu akun perusahaan dan mengunggah kontrak komersial sebagai dasar pemeriksaan.
  • Uji coba portal NADI melibatkan 100 perusahaan eksportir yang mencakup 50% dari total nilai ekspor komoditas.
  • DSI memeriksa harga, kuantitas, kualitas, serta kode HS barang dengan membandingkannya terhadap data referensi pemerintah dan pasar.

Why it matters. Eksportir batu bara, CPO, dan ferro alloy harus mendaftar dan mengunggah kontrak komersial di portal NADI, dengan pemeriksaan harga dan kuantitas oleh DSI.

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menyiapkan skema ekspor lewat portal NADI, dijelaskan CEO Luke Mahony di Jakarta, Jumat (6/11/2026). Pengarahan teknis dijadwalkan 15 November 2026, sedangkan pendaftaran akun dan unggah dokumen dimulai 15 Desember 2026. Uji coba melibatkan 100 perusahaan eksportir yang mencakup 50% total nilai ekspor komoditas, dengan sekitar 340 kontrak transaksi.

Latest updates

DSI Jadi Perantara Ekspor Batu Bara, CPO, dan Ferro Alloy mulai 1 Januari 2027

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan menjadi perantara dalam ekspor batu bara, CPO, dan ferro alloy mulai 1 Januari 2027. Skema tersebut akan disiapkan DSI melalui portal bernama NADI. CEO DSI Luke Mahony menjelaskan bahwa portal itu akan mengintegrasikan data transaksi untuk memverifikasi harga, kuantitas, kualitas, hingga aliran dana. Mekanisme ini dirancang agar setiap transaksi ekspor komoditas tersebut dapat dipantau dan diverifikasi. Rincian teknis lebih lanjut mengenai penerapannya belum dijelaskan dalam laporan ini.

Sources