
tech
Flash Charging BYD Bisa Isi Full Cuma 9 Menit, Nggak Ngerusak Baterai?
BYD klaim Flash Charging isi baterai penuh dalam 9 menit, tapi dampaknya pada ketahanan baterai masih diperdebatkan.
Key points
- BYD mengklaim Flash Charging mengisi baterai dari 10-97% dalam 9 menit, dan dari 10-70% dalam 5 menit.
- Flash Charging saat ini baru tersedia untuk dua model Danza, yakni New Danza D9 dan Danza Z9 GT.
- BYD memiliki 123.000 anggota tim R&D di seluruh dunia dan mengklaim menghasilkan 45 paten per hari kerja.
Why it matters. Ketahanan baterai dalam jangka panjang dengan pengisian sangat cepat masih menjadi pertanyaan, meski BYD mengklaim perubahan desainnya tidak memengaruhi siklus hidup baterai.
PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan Flash Charging yang diklaim mampu mengisi baterai mobil listrik dari 10-97% dalam 9 menit. Ubaedilah, Head of BYD Flash Charging, mengakui di diskusi PEVC 2026 di Jakarta (28/10) bahwa dampaknya pada siklus hidup baterai masih diperdebatkan. BYD mengklaim telah merestrukturisasi katoda, elektroda, ion, dan sistem baterai, serta baterai Blade generasi kedua sudah aman mendukung teknologi itu.
Latest updates
Flash Charging BYD Bisa Isi Full Cuma 9 Menit, Nggak Ngerusak Baterai?
Jakarta - Teknologi Flash Charging BYD diklaim mampu mengisi daya baterai mobil listrik hingga penuh hanya dalam 9 menit. Namun, pengisian daya super ngebut ini memunculkan pertanyaan, kira-kira bakal aman atau tidak buat baterai dalam jangka panjang? Head of BYD Flash Charging, Ubaedilah, bilang bahwa pengaruh pengisian daya cepat terhadap life cycle atau siklus hidup baterai masih jadi hal yang banyak diperdebatkan. Kendati begitu, BYD terus melakukan pengembangan untuk memastikan teknologi tersebut tidak mengorbankan ketahanan baterai. "Pengisian daya cepat tentu menimbulkan pertanyaan soal siklus hidup dan ketahanan baterai. Ini masih menjadi hal yang diperdebatkan dan tidak mudah dijawab," ungkap Ubaedilah dalam diskusi Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026 di Jakarta (28/10). SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dia menjelaskan, BYD terus melakukan penelitian dan pengembangan untuk menjawab tantangan tersebut. Perusahaan otomotif asal China itu memiliki 123.000 anggota tim riset dan pengembangan (R&D) yang tersebar di seluruh dunia. "Setiap hari kerja, kami bisa menghasilkan 45 paten. Secara akumulatif, jumlah paten BYD kini sudah lebih dari 71.000," sambung pria yang akrab disapa Ubed. Ubaedilah mengatakan, untuk mendukung teknologi Flash Charging sekaligus menjaga ketahanan baterai, BYD melakukan restrukturisasi pada sejumlah komponen, meliputi katoda, elektroda.