
tech
Peneliti Google DeepMind Mundur Protes Proyek Militer
Peneliti Google DeepMind mundur karena memprotes keterlibatan Google dalam proyek militer AS dan Israel.
Key points
- Peneliti Google DeepMind mundur memprotes kerja sama AI dengan Departemen Pertahanan AS dan militer Israel.
- Google terlibat Project Nimbus senilai USD 1,2 miliar bersama Amazon untuk infrastruktur cloud pemerintah Israel.
- Karyawan mengkhawatirkan kurangnya pengawasan manusia dalam penggunaan AI untuk operasi militer di lapangan.
Why it matters. Pengunduran diri ini menunjukkan konflik etika internal di perusahaan teknologi besar terkait risiko penggunaan AI dalam peperangan dan senjata otonom.
Peneliti Google DeepMind di London dan global mengundurkan diri pada Oktober 2026 karena protes proyek militer. Sofia Liguori dan Andreas Kirsch mengkritik keterlibatan perusahaan dalam Project Maven milik Pentagon serta Project Nimbus senilai USD 1,2 miliar untuk militer Israel. Mereka menilai integrasi AI ke ekosistem pertahanan AS di bawah Menteri Pertahanan Pete Hegseth melanggar prinsip etika perusahaan.
Latest updates
Peneliti Google DeepMind Mundur Protes Proyek Militer
Gelombang pengunduran diri terjadi di divisi kecerdasan buatan Google, Google DeepMind, yang melibatkan sejumlah peneliti dan insinyur riset senior. Para staf tersebut memprotes keterlibatan Google dalam proyek militer rahasia bersama Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan militer Israel. Mereka menyatakan keberatan atas penggunaan teknologi AI untuk tujuan peperangan. Aksi pengunduran diri ini menjadi sorotan terkait etika pengembangan kecerdasan buatan di perusahaan teknologi besar.