Skip to footer
Technician with laptop working on server rack at NERSC
Photo: Illustrative image — Photo: CC0 1.0, via Wikimedia Commons

tech

Hacker Legendaris China 'Guhe' Bergabung ke Perusahaan AI

Peneliti keamanan siber Yuki Chen bergabung dengan perusahaan AI Z.ai untuk memperkuat keamanan siber berbasis frontier AI.

Updated 2 min read

Key points

  • Yuki Chen bergabung dengan Z.ai untuk memperkuat keamanan siber berbasis frontier AI menghadapi ancaman peretasan otomatis.
  • Chen menggunakan model AI GLM-5.3 milik Z.ai untuk menemukan 23 celah keamanan pada sistem operasi Microsoft Windows.
  • Microsoft telah mengakui dan mengonfirmasi secara resmi temuan celah keamanan yang diidentifikasi oleh Yuki Chen.

Why it matters. Penggunaan model AI GLM-5.3 untuk mengidentifikasi celah keamanan Windows menunjukkan kemampuan AI dalam menyisir kelemahan sistem digital.

Peneliti keamanan siber asal China, Yuki Chen, resmi bergabung dengan perusahaan AI Z.ai untuk memperkuat keamanan siber berbasis frontier AI. Chen, yang dikenal sebagai Guhe, menggunakan model AI GLM-5.3 milik Z.ai untuk mengidentifikasi 23 celah keamanan pada Microsoft Windows. Temuan tersebut telah dikonfirmasi secara resmi oleh Microsoft.

Latest updates

Hacker Legendaris China 'Guhe' Bergabung ke Perusahaan AI

Peneliti keamanan siber kenamaan asal China, Yuki Chen, resmi bergabung dengan perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka Z.ai. Jakarta - Peneliti keamanan siber kenamaan asal China, Yuki Chen, resmi bergabung dengan perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka Z.ai. Peneliti yang dijuluki superstar hacker di kalangan komunitas keamanan siber dunia ini direkrut untuk memperkuat keamanan siber berbasis frontier AI di tengah maraknya ancaman peretasan otomatis. Kabar kepindahan ini diumumkan langsung oleh Chen melalui akun media sosialnya. "Perjalanan baru, misi baru! Sangat bersemangat dan bersyukur atas kesempatan untuk membantu membangun ruang siber yang lebih aman dengan kekuatan frontier AI," tulis Chen. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Temukan 23 Celah Keamanan Windows Pakai AI Dalam pernyataan resminya, Z.ai mengungkapkan bahwa Chen--yang dikenal dengan nama julukan "Guhe"--langsung membuktikan taji kecerdasan buatan dalam riset keamanan siber. Dengan memanfaatkan model AI unggulan Z.ai, GLM-5.3, Chen berhasil mengidentifikasi 23 celah keamanan pada sistem operasi Microsoft Windows. Temuan tersebut telah diakui dan dikonfirmasi secara resmi oleh raksasa teknologi AS, Microsoft. Langkah Chen beralih menggunakan GLM-5.3 dilakukan setelah melihat kemampuan model AI tersebut yang kian lihai menyisir kelemahan sistem digital. Profil Yuki Chen: 2 'Pwnie Awards' dan Top Hacker Mic.

Sources

Topics