
business
IHSG Ditutup Melemah 3,78 Persen ke Level 4.904,29 pada Selasa (3/11/2026)
Poin Utama IHSG ditutup melemah 192,54 poin atau 3,78 persen ke level 4.904,29 pada perdagangan Selasa, 3 November 2026 Tekanan pasar
Key points
- IHSG dibuka di level 5.039 dengan koreksi 0,35 persen pada perdagangan Senin, 2 November 2026.
- Volume perdagangan awal tercatat 3,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,3 triliun.
- Sektor energi melemah 2,34 persen, sedangkan sektor siklikal turun 1,66 persen pada pagi itu.
Why it matters. Pelemahan indeks di awal perdagangan menunjukkan tekanan jual di bursa, dengan jumlah saham yang turun lebih banyak daripada yang naik.
Poin Utama IHSG ditutup melemah 192,54 poin atau 3,78 persen ke level 4.904,29 pada perdagangan Selasa, 3 November 2026 Tekanan pasar dipicu pelemahan Wall Street, kekhawatiran investasi AI, serta ketidakpastian menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat Inflasi pangan domestik meningkat menjadi 5,81 persen pada Oktober 2026, sementara inflasi inti melambat menjadi 2,56 persen Gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan pusat bisnis SCBD Jakarta (Foto:RRI/Magdalena Krisnawati) RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga
Latest updates
IHSG Ditutup Melemah 3,78 Persen ke Level 4.904,29 pada Selasa (3/11/2026)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 192,54 poin atau 3,78 persen ke level 4.904,29 pada perdagangan Selasa, 3 November 2026. Tekanan pasar utama datang dari pelemahan bursa Wall Street. Kekhawatiran investor terhadap besarnya investasi di bidang kecerdasan buatan juga ikut menekan sentimen. Selain itu, ketidakpastian menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat turut membuat investor menahan posisi. Penurunan ini membuat IHSG kembali berada di sekitar level 4.900 setelah sebelumnya bergerak lebih tinggi.
IHSG Dibuka Melemah 0,35 Persen ke Level 5.039 pada Senin Pagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, 2 November 2026. Indeks terkoreksi 0,35 persen ke level 5.039. Sekitar 10 menit setelah perdagangan berjalan, volume tercatat sebesar 3,7 miliar saham. Nilai transaksi awal dilaporkan sekitar Rp486,39 miliar menurut laporan Cnbc Indonesia. Pergerakan indeks pada awal sesi ini mencerminkan tekanan jual yang masih berlanjut di pasar saham domestik. Arah IHSG sepanjang sesi akan bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan bursa global.