Skip to footer
Marriner S. Eccles Federal Reserve Board Building
Photo: Illustrative image — Photo: AgnosticPreachersKid, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Rupiah Berbalik Melemah 0,29 Persen ke Rp18.135 per Dolar AS

Rupiah melemah 0,29 persen ke Rp18.135 per dolar AS usai dua hari menguat

Updated 2 min read

Key points

  • Rupiah ditutup naik 0,47 persen ke Rp18.082 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis.
  • Analis Lukman Leong menyebut sentimen risk off global terkait AI menekan rupiah.
  • Indeks dolar AS bergerak di kisaran 101,54-101,68, sementara Brent di kisaran USD99 per barel.

Why it matters. Pelemahan rupiah mungkin akan terbatas oleh data pertumbuhan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan, menurut analis Lukman Leong.

Rupiah kembali melemah 0,29 persen ke Rp18.135 per dolar AS saat pembukaan perdagangan Jumat, 6 November 2026, setelah dua hari menguat. Analis Lukman Leong dari Doo Financial Futures menilai tekanan datang dari sentimen risk off global terkait kecerdasan buatan (AI) dan respons negatif investor terhadap hasil pemilu paruh waktu AS. Investor kini menanti data non-pertanian (NFP) AS yang dirilis malam ini, dengan kisaran rupiah hari ini diperkirakan Rp18.050-Rp18.150.

Latest updates

Rupiah Berbalik Melemah 0,29 Persen ke Rp18.135 per Dolar AS

Mengacu data Bloomberg, rupiah turun 0,29 persen ke level Rp18.135 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, 6 November 2026. Setelah dua hari menguat, mata uang Indonesia itu kembali melemah dan pelemahan berlanjut hingga jeda siang. Para investor cenderung menghindari risiko karena respons negatif terhadap hasil pemilu paruh waktu AS. Investor juga menantikan rilis data pekerjaan non-pertanian AS yang dapat memengaruhi arah dolar. Pergerakan rupiah akan bergantung pada sentimen global tersebut.

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.160 per Dolar AS pada Selasa Sore

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (3/11/2026). Rupiah turun 4 poin atau sekitar 0,02 persen ke level Rp18.160 per dolar AS. Pelemahan yang tipis ini menunjukkan rupiah masih bertahan di level tertekan. Pergerakan mata uang tetap dipengaruhi kondisi pasar global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Pelaku pasar terus memantau arah kebijakan moneter dan perkembangan ekonomi global.

IHSG Ditutup Melemah 3,78 Persen ke Level 4.904,29 pada Selasa (3/11/2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 192,54 poin atau 3,78 persen ke level 4.904,29 pada perdagangan Selasa, 3 November 2026. Tekanan pasar utama datang dari pelemahan bursa Wall Street. Kekhawatiran investor terhadap besarnya investasi di bidang kecerdasan buatan juga ikut menekan sentimen. Selain itu, ketidakpastian menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat turut membuat investor menahan posisi. Penurunan ini membuat IHSG kembali berada di sekitar level 4.900 setelah sebelumnya bergerak lebih tinggi.

IHSG Dibuka Melemah 0,35 Persen ke Level 5.039 pada Senin Pagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, 2 November 2026. Indeks terkoreksi 0,35 persen ke level 5.039. Sekitar 10 menit setelah perdagangan berjalan, volume tercatat sebesar 3,7 miliar saham. Nilai transaksi awal dilaporkan sekitar Rp486,39 miliar menurut laporan Cnbc Indonesia. Pergerakan indeks pada awal sesi ini mencerminkan tekanan jual yang masih berlanjut di pasar saham domestik. Arah IHSG sepanjang sesi akan bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan bursa global.

Sources

Topics