
business
81 Saham HSC Dikeluarkan dari Pembobotan IHSG Mulai 2 November 2026
81 saham HSC dikeluarkan dari pembobotan IHSG mulai 2 November 2026, sehingga saham bank besar makin menentukan arah indeks.
Key points
- Saham HSC yang sebelumnya menyumbang sekitar 18 persen terhadap IHSG dikeluarkan dari perhitungan indeks.
- Menurut estimasi BRI Danareksa Sekuritas, bobot BBCA naik dari 8,75 persen menjadi 9 persen.
- Bobot BBRI diperkirakan naik dari 7,93 persen menjadi 9 persen, dan bobot BMRI dari 5,57 persen menjadi 6,95 persen.
Why it matters. Saham perbankan berkapitalisasi besar diproyeksikan semakin menentukan arah pergerakan IHSG setelah perubahan pembobotan ini.
Mulai perdagangan Senin (2/11/2026), 81 saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) tidak lagi dihitung dalam IHSG sehingga bobot saham perbankan berkapitalisasi besar ikut naik. Saham HSC tersebut sebelumnya menyumbang sekitar 18 persen terhadap IHSG. Menurut estimasi BRI Danareksa Sekuritas pada Jumat (30/10/2026), bobot BBCA naik dari 8,75 persen menjadi 9 persen, sedangkan BBRI naik dari 7,93 persen menjadi 9 persen. Bobot BMRI juga meningkat dari 5,57 persen menjadi 6,95 persen.
Latest updates
81 Saham HSC Dikeluarkan dari Pembobotan IHSG Mulai 2 November 2026
Peta kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berubah mulai perdagangan Senin, 2 November 2026. Sebanyak 81 saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, atau High Shareholding Concentration (HSC), dikeluarkan dari perhitungan indeks. Setelah pengeluaran tersebut, saham-saham perbankan berkapitalisasi besar diproyeksikan semakin mendominasi bobot IHSG. Perubahan ini berdampak pada pergerakan indeks karena bobot tiap saham dihitung ulang. Investor diperkirakan akan menyesuaikan portofolio mereka mengikuti komposisi baru tersebut.