Skip to footer
NY stock exchange traders floor LC-U9-10548-6
Photo: Illustrative image — Photo: Public domain, via Wikimedia Commons

business

BEI Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG mulai 2 November 2026

BEI mengeluarkan saham HSC dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026.

Updated 1 min read

Key points

  • Jeffrey Hendrik menyebut bobot saham HSC yang dikeluarkan akan didistribusikan kepada saham lain di konstituen IHSG.
  • OJK menegaskan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada emiten hanya karena sahamnya masuk daftar HSC.
  • BEI membuka helpdesk bagi emiten yang ingin berkonsultasi, dan sudah ada saham yang berhasil keluar dari daftar HSC.

Why it matters. Status HSC dinilai sebagai peringatan dini bagi investor, sehingga minat investor kemungkinan turun saat emiten berstatus HSC menggalang dana lewat rights issue atau obligasi.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan kebijakan ini tidak akan memicu penurunan drastis maupun lonjakan pada IHSG. Bobot saham HSC yang dikeluarkan akan dialihkan ke konstituen lain, melanjutkan pengecualian dari IDX30, LQ45, dan IDX80. OJK tidak akan menjatuhkan sanksi hanya karena status HSC, tetapi Hasan Fawzi menyebut saham itu lebih rentan terhadap manipulasi harga.

Latest updates

BEI Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG mulai 2 November 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham-saham yang masuk daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai 2 November 2026. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan kebijakan ini tidak akan memicu penurunan drastis maupun lonjakan pada indeks. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan menjatuhkan sanksi terkait kebijakan tersebut. OJK akan tetap memeriksa saham yang aktif diperdagangkan. Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kualitas perhitungan indeks.

81 Saham HSC Dikeluarkan dari Pembobotan IHSG Mulai 2 November 2026

Peta kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berubah mulai perdagangan Senin, 2 November 2026. Sebanyak 81 saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, atau High Shareholding Concentration (HSC), dikeluarkan dari perhitungan indeks. Setelah pengeluaran tersebut, saham-saham perbankan berkapitalisasi besar diproyeksikan semakin mendominasi bobot IHSG. Perubahan ini berdampak pada pergerakan indeks karena bobot tiap saham dihitung ulang. Investor diperkirakan akan menyesuaikan portofolio mereka mengikuti komposisi baru tersebut.

Sources