Skip to footer
Stock-exchange-trading-floor
Photo: Illustrative image — Photo: S.aderogba, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

IHSG Anjlok 16,70 Persen pada Oktober 2026, Kinerja Terburuk Tahun Ini

IHSG anjlok 16,70 persen sepanjang Oktober 2026, kinerja bulanan terburuk tahun ini.

Updated 1 min read

Key points

  • IHSG turun 3,67 persen pada Januari 2026 dan 14,42 persen pada Maret 2026 sebelum menguat 10,51 persen pada Juli 2026.
  • MSCI menilai status emerging market Indonesia tidak lagi sesuai, dengan alasan investabilitas dan transparansi kepemilikan saham.
  • BEI bersama OJK dan Self Regulatory Organization terus memperkuat transparansi dan kualitas data pasar modal Indonesia.

Why it matters. Jika MSCI menetapkan status standalone market, saham Indonesia tidak lagi tergabung dalam indeks global utama MSCI yang menjadi acuan banyak manajer investasi global.

Menurut data Stockbit, IHSG ambles 16,70 persen dari bulan sebelumnya pada Oktober 2026. Penurunan ini menjadi yang terdalam untuk bulan Oktober dalam 10 tahun terakhir, setelah IHSG turun 2,42 persen pada 2018 dan 2,70 persen pada 2023. MSCI membuka konsultasi soal rencana mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market, dengan keputusan final paling lambat 30 Juni 2027.

Latest updates

IHSG Anjlok 16,70 Persen pada Oktober 2026, Kinerja Terburuk Tahun Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas 16,70 persen sepanjang Oktober 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang terburuk sepanjang 2026. Data tersebut dihimpun dari Stockbit dan dilaporkan CNBC Indonesia pada Senin, 2 November 2026. Sebelumnya, IHSG tertekan 3,67 persen pada Januari 2026. Investor kini menanti arah pergerakan pasar saham pada bulan berikutnya.

Sources