
business
IHSG Berbalik Menguat, Rupiah Tertekan Mendekati Rp18.150 per Dolar AS
IHSG berbalik ke zona hijau di level 5.090, sementara rupiah masih melemah ke Rp18.150 per dolar AS.
Key points
- IHSG berbalik ke zona hijau hingga pembukaan perdagangan sesi II, Senin (02/11), di level 5.090.
- Rupiah masih terkoreksi di Rp18.150 per dolar AS pada saat yang sama.
- Elvan Chandra Widyatama, FX Analyst CNBC Indonesia, berdialog dengan Shania Alatas dalam Power Lunch CNBC.
Why it matters. Dialog analisis ini dapat memberi gambaran bagi pembaca mengenai arah pasar modal Indonesia dan sektor yang dinilai masih prospektif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona hijau hingga pembukaan perdagangan sesi II, Senin (02/11), di level 5.090. Nilai tukar rupiah sementara itu masih terkoreksi ke Rp18.150 per dolar AS. Analis valas CNBC Indonesia Elvan Chandra Widyatama, dalam dialog bersama Shania Alatas di acara Power Lunch, membahas analisis pergerakan pasar modal Indonesia serta sektor yang masih prospektif.
Latest updates
IHSG Berbalik Menguat, Rupiah Tertekan Mendekati Rp18.150 per Dolar AS
Indeks Harga Saham Gabungan berbalik ke zona hijau hingga pembukaan perdagangan sesi II, Senin, 2 November 2026, di level 5.090. Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah masih terkoreksi ke level Rp18.150 per dolar Amerika Serikat. Kondisi ini mencerminkan tarik-menarik sentimen antara penguatan saham dan tekanan pada mata uang domestik. Analis valuta asing CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama, membahas faktor pergerakan pasar serta sektor yang dinilai masih prospektif. Pelaku pasar perlu memantau perkembangan selanjutnya untuk melihat arah rupiah.