Skip to footer
Seat of the European Central Bank and Frankfurt Skyline at dawn 20150422 1
Photo: Illustrative image — Photo: DXR, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi

Rupiah menguat ke Rp18.115 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi, didukung turunnya harga minyak dunia.

Updated 1 min read

Key points

  • Rupiah menguat 45 poin atau 0,25 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
  • Yuan China melemah 0,11 persen, sementara yen Jepang terapresiasi 0,66 persen dan won Korea Selatan menguat 0,53 persen.
  • Lukman Leong memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS pada hari ini.

Why it matters. Penguatan rupiah berpotensi terbatas karena sentimen pasar saham domestik masih lemah, menurut analis Lukman Leong.

Rupiah bergerak menguat 45 poin atau 0,25 persen ke Rp18.115 per dolar AS pada Rabu (4/11) pagi, di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi. Analis Lukman Leong dari DOO Financial Futures memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp18.050 hingga Rp18.200 hari ini, tetapi penguatannya terbatas karena sentimen pasar saham domestik masih lemah. Lukman menilai penurunan harga minyak mentah dunia dan pelemahan indeks dolar AS mendukung rupiah, sementara yen Jepang naik 0,66 persen.

Latest updates

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.115 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu pagi, 4 November 2026. Rupiah tercatat menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arus modal asing dan kondisi keuangan global. Data pembukaan belum menggambarkan posisi rupiah pada akhir sesi perdagangan. Perkembangan nilai tukar akan terus dipantau oleh pelaku pasar dan otoritas moneter.

IHSG Berbalik Menguat, Rupiah Tertekan Mendekati Rp18.150 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan berbalik ke zona hijau hingga pembukaan perdagangan sesi II, Senin, 2 November 2026, di level 5.090. Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah masih terkoreksi ke level Rp18.150 per dolar Amerika Serikat. Kondisi ini mencerminkan tarik-menarik sentimen antara penguatan saham dan tekanan pada mata uang domestik. Analis valuta asing CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama, membahas faktor pergerakan pasar serta sektor yang dinilai masih prospektif. Pelaku pasar perlu memantau perkembangan selanjutnya untuk melihat arah rupiah.

Sources

Topics