Skip to footer
Market centre in Tokyo stock exchange.jpg
Photo: Illustrative image — Photo: ehnmark, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons

business

IHSG Ditutup Naik ke 5.387 Poin, Transaksi Sentuh Rp 15,9 Triliun

IHSG ditutup naik 1,12% ke 5.387 poin, dengan transaksi mencapai Rp 15,9 triliun.

Updated 1 min read

Key points

  • IHSG ditutup di zona hijau dengan kenaikan 1,12% pada 22 Oktober 2026.
  • Transaksi perdagangan mencapai Rp 15,9 triliun, dengan 36,2 miliar saham yang diperdagangkan.
  • Indeks LQ45, JII, IDX30, dan MNC36 juga mengalami kenaikan signifikan.

Why it matters. Kenaikan IHSG menunjukkan optimisme pasar dan dapat berdampak pada investor dan pasar keuangan secara keseluruhan.

IHSG ditutup naik 1,12% ke 5.387 poin pada 22 Oktober 2026, setelah menguat 59,54 poin. Transaksi perdagangan mencapai Rp 15,9 triliun dengan 36,2 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45, JII, IDX30, dan MNC36 juga mengalami kenaikan.

Latest updates

IHSG Ditutup Naik ke 5.387 Poin, Transaksi Sentuh Rp 15,9 Triliun

Pada sesi penutupan perdagangan tanggal 22 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 59,54 poin atau 1,12 persen, menutup pada level 5.387. Pergerakan positif ini menandai kembalinya IHSG ke zona hijau setelah penurunan sebelumnya. Total nilai transaksi saham pada hari itu mencapai Rp 15,9 triliun, menunjukkan likuiditas yang tinggi. Analis pasar menilai penguatan dipicu oleh sentimen positif terhadap laporan laba perusahaan-perusahaan besar. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume perdagangan yang meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

IHSG Ditutup Meroket 5,65 Persen ke 5.278 dengan Transaksi Rp26,4 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atau naik 5,65 persen ke level 5.278 pada sesi terakhir perdagangan Selasa (20/10/2026). Data perdagangan menunjukkan 694 saham menguat, 111 saham melemah, dan 158 saham stagnan. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp26,4 triliun. Penguatan signifikan ini terjadi setelah sebelumnya IHSG mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Pelaku pasar merespons positif aksi korporasi emiten dan langkah otoritas bursa. Analis memperkirakan sentimen positif dapat berlanjut jika volume transaksi tetap tinggi.

Sources