Skip to footer
Market centre in Tokyo stock exchange.jpg
Photo: Illustrative image — Photo: ehnmark, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons

business

IHSG Menguat 4,9 Persen di Tengah Aksi Jual Asing Rp1,28 Triliun

IHSG menguat 4,9 persen ke level 5.439,258 pada penutupan perdagangan 23 Oktober 2026 di tengah aksi jual asing.

Updated 1 min read

Key points

  • IHSG naik 4,90% ke level 5.439,258 pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.
  • Rata-rata nilai transaksi harian BEI meningkat 25,42% menjadi Rp 20,34 triliun.
  • Investor asing membukukan nilai jual bersih kumulatif sebesar Rp 94,87 triliun sepanjang tahun 2026.

Why it matters. Kenaikan indeks dan kapitalisasi pasar terjadi meskipun terdapat tekanan jual bersih yang signifikan dari investor asing sepanjang tahun 2026.

Bursa Efek Indonesia mencatat penguatan IHSG ke level 5.439,258 pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026 di Jakarta. Sekretaris Perusahaan BEI Elsierra Putri Yosita menyebut rata-rata nilai transaksi harian naik 25,42% menjadi Rp 20,34 triliun. Kapitalisasi pasar meningkat 4,66% menjadi Rp 9.583 triliun, meski volume transaksi harian turun 9,39%. Total aksi jual bersih investor asing sepanjang 2026 membengkak menjadi Rp 94,87 triliun.

Latest updates

IHSG Menguat 4,9 Persen di Tengah Aksi Jual Asing Rp1,28 Triliun

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 4,90 persen ke level 5.439,258 pada penutupan Jumat (23/10). Angka ini meningkat dari posisi pekan sebelumnya yang berada di level 5.185,105. Penguatan indeks terjadi meskipun terdapat tekanan jual bersih oleh investor asing senilai Rp1,28 triliun. Kenaikan ini menunjukkan dominasi transaksi domestik dalam menggerakkan pasar modal pekan ini.

Sources