Skip to footer
Frankfurt Stock Exchange (Ank Kumar) 01
Photo: Illustrative image — Photo: Ank Kumar, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

Indonesia Terbitkan Sukuk Global Senilai US$3 Miliar atau Rp54,24 Triliun

Pemerintah Indonesia terbitkan sukuk global senilai US$3 miliar atau Rp54,24 triliun dalam tiga tenor.

Updated 1 min read

Key points

  • Tenor 3 tahun senilai US$0,5 miliar dengan imbal hasil 5,45% jatuh tempo pada 2029.
  • Orderbook akhir mencapai 3,0 kali untuk tenor 3 tahun, 2,9 kali untuk 5 tahun, dan 2,2 kali untuk 10 tahun.
  • BofA Securities, Dubai Islamic Bank, HSBC, J.P. Morgan, dan KFH Capital bertindak sebagai Joint Lead Managers.

Why it matters. Pemerintah mengklaim minat investor yang tinggi mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia, yang ditopang pertumbuhan solid, fiskal prudent, dan kebijakan moneter kredibel.

Pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk global dolar AS senilai US$3 miliar atau Rp54,24 triliun, menurut Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan. Tenor 3 tahun senilai US$0,5 miliar memberi imbal hasil 5,45%, tenor 5 tahun US$1,0 miliar sebesar 5,85%, dan tenor 10 tahun US$1,5 miliar sebesar 6,25%. Orderbook akhir mencapai 2,9 kali, yang oleh pemerintah dikaitkan dengan kondisi pasar yang konstruktif dan hasil midterm Amerika Serikat.

Latest updates

Indonesia Terbitkan Sukuk Global Senilai US$3 Miliar atau Rp54,24 Triliun

Pemerintah Indonesia berhasil menerbitkan surat berharga syariah negara atau sukuk global senilai US$3 miliar, setara Rp54,24 triliun dengan kurs Rp18.080 per dolar AS. Sukuk terdiri atas US$0,5 miliar bertenor 3 tahun, US$1,0 miliar bertenor 5 tahun, dan US$1,5 miliar bertenor 10 tahun. Penerbitan dilakukan dalam format RegS/144A untuk menjangkau investor internasional. Hasil penerbitan menambah sumber pembiayaan negara dari pasar global. Laporan ini tidak merinci tingkat imbal hasil (yield) masing-masing tenor. Pemerintah diperkirakan akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung pembiayaan anggaran.

Sources