
business
Transaksi Mata Uang Lokal BI Capai US$52,6 Miliar hingga September 2026
Bank Indonesia catat transaksi mata uang lokal dengan tujuh negara mitra capai US$52,6 miliar hingga September 2026.
Key points
- Nilai transaksi LCT dengan tujuh negara mitra mencapai US$52,6 miliar sepanjang Januari-September 2026.
- Total transaksi LCT sepanjang 2025 tercatat sebesar US$25,7 miliar.
- Tujuh mitra LCT adalah Malaysia, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura.
Why it matters. BI menyatakan penguatan LCT bertujuan mendorong diversifikasi penggunaan mata uang dalam transaksi internasional sekaligus memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia.
Bank Indonesia mencatat transaksi penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dengan tujuh negara mitra mencapai US$52,6 miliar sepanjang Januari-September 2026. Angka itu lebih dari dua kali lipat total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar US$25,7 miliar. Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan dalam konferensi pers KSSK Kuartal III-2026 di Jakarta, Selasa (3/11/2026), BI akan terus memperkuat implementasi LCT.
Latest updates
Transaksi Mata Uang Lokal BI Capai US$52,6 Miliar hingga September 2026
Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dengan tujuh negara mitra mencapai US$52,6 miliar sepanjang Januari hingga September 2026. Nilai tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan total transaksi sepanjang 2025 yang sebesar US$25,7 miliar. Kenaikan ini menunjukkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan dan investasi lintas negara semakin meningkat. Upaya ini dinilai dapat mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Bank Indonesia akan terus memperluas kerja sama LCT dengan negara mitra.
Impor Emas Indonesia Capai 442,7 Kg pada September 2026, Terbesar dari Hong Kong
Badan Pusat Statistik mencatat Indonesia mengimpor 442,7 kilogram emas sepanjang September 2026. Nilai impor tersebut mencapai US$55,3 juta atau setara Rp1 triliun dengan kurs Rp18.100 per dolar AS. Hong Kong menjadi negara asal utama impor emas itu. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan data tersebut. Data ini menjadi indikator arus perdagangan emas nasional pada periode tersebut.