Skip to footer
Wall Street - New York Stock Exchange
Photo: Illustrative image — Photo: Carlos Delgado, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Industri Game Sokong PDB Negara Asia Tenggara Hingga Rp 147 Triliun

Industri game menyokong PDB lima negara Asia Tenggara hingga Rp 147 triliun.

Updated 2 min read

Key points

  • Industri game menyumbang USD 8,2 miliar terhadap PDB lima negara Asia Tenggara dan menciptakan lebih dari 640.000 lapangan kerja.
  • Pengembang, produsen, dan penyelenggara esports berkontribusi sekitar 50% dari total nilai ekonomi industri game tersebut.
  • Cheng Wei Swee memperkirakan kontribusi industri game akan meningkat menjadi USD 14,2 miliar dan 1,16 juta lapangan kerja pada 2030.

Why it matters. Pertumbuhan industri game dapat meningkatkan PDB dan lapangan kerja melalui investasi langsung, transfer keterampilan, serta akses pasar.

Cheng Wei Swee dari Access Partnership memaparkan kontribusi industri game di Grand Indonesia pada Kamis (22/10/2026). Sektor ini menyumbang USD 8,2 miliar atau Rp 147 triliun bagi PDB Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Malaysia tahun lalu. Cheng menyebut pengembang, produsen, dan penyelenggara esports menyumbang sekitar 50% nilai tersebut serta menciptakan lebih dari 640.000 lapangan kerja.

Latest updates

Industri Game Sokong PDB Negara Asia Tenggara Hingga Rp 147 Triliun

Dilaporkan industri game menyokong Produk Domestik Bruto (PDB) sejumlah negara di Asia Tenggara. Nilainya sangat fantastis hingga ratusan triliunan rupiah. Jakarta - Dilaporkan industri game menyokong Produk Domestik Bruto (PDB) sejumlah negara di Asia Tenggara. Nilainya sangat fantastis hingga ratusan triliunan rupiah. Direktur Access Partnership, Cheng Wei Swee, menyebutkan bahwa hal itu hanya terjadi di lima negara seperti Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Malaysia. "Seperti yang kita lihat tahun lalu saja, industri ini menyumbang hingga USD 8,2 miliar atau sekitar Rp 147 triliun terhadap PDB, mencakup seluruh produk domestik bruto dan lebih dari 640.000 lapangan kerja," kata Cheng, dalam acara World Coference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Grand Indonesia, Kamis (22/10/2026).. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Data tersebut keluar dari hasil laporan Cheng ketika membahas white paper bertajuk The Video Game Industry: Unlocking the Next Level of Economic and Social Development in Southeast Asia. Cheng menjelaskan angka sebesar itu tak lepas dari dampak yang ditimbulkan oleh beberapa bidang, di antaranya pengembang, produsen, dan penyelenggara esports yang setidaknya menyumbang sekitar 50% dari nilai tersebut, termasuk tingginya tingkat lapangan kerja. Dia juga mengungkapkan bagaimana bisnis ini akan semakin berkembang ke depannya. Menurutnya, bila melihat hingga.

Sources