
business
Otorita IKN Pastikan Proyek Terus Berjalan di Tengah Masuknya Investasi Baru
Otorita IKN memastikan proyek pembangunan infrastruktur terus berjalan seiring masuknya investasi baru.
Key points
- Progres fisik pembangunan gedung pemerintahan khusus lembaga eksekutif di IKN telah mencapai seratus persen.
- Pembangunan fisik saat ini berfokus pada percepatan kompleks lembaga yudikatif dan legislatif yang rata-rata mencapai tiga puluh persen.
- IKN menerima investasi asing terbaru senilai total Rp 4 triliun dari China dan Korea Selatan untuk proyek hunian dan perkantoran komersial.
Why it matters. Masuknya investasi swasta domestik dan asing serta pendanaan KPBU menunjukkan keberlanjutan pendanaan di luar APBN untuk pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara.
Pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara terus berlanjut di tengah masuknya investasi baru dari dalam dan luar negeri. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyatakan progres fisik gedung pemerintahan eksekutif telah mencapai seratus persen, sementara yudikatif dan legislatif rata-rata mencapai tiga puluh persen. Investasi asing terbaru mencakup proyek hunian dan perkantoran komersial senilai triliunan rupiah dari investor China serta Korea Selatan.
Latest updates
Otorita IKN Pastikan Proyek Terus Berjalan di Tengah Masuknya Investasi Baru
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono memastikan bahwa proyek pembangunan infrastruktur strategis di kawasan IKN, Kalimantan Timur, berjalan sesuai rencana. Selain pengerjaan gedung-gedung pemerintahan yang dikebut, arus investasi dari sektor swasta dan asing terus mengalir masuk ke ibu kota baru. Tercatat gelombang investasi baru senilai Rp4 triliun telah mulai masuk untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas komersial dan pendukung. OIKN berkomitmen untuk terus mempercepat realisasi komitmen investasi guna mewujudkan ekosistem perkotaan yang mandiri. Proyek strategis nasional ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor domestik maupun internasional pada tahun mendatang.