Skip to footer
Winn-Dixie supermarket interior, Miami Florida 14 May 2024 - 1
Photo: Illustrative image — Photo: Phillip Pessar, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons

business

Kemendag Buka Suara soal Harga Tepung Tapioka Mahal

Kemendag menanggapi keluhan harga tepung tapioka yang mahal dan menyatakan tidak terkait lartas impor.

Updated 2 min read

Key points

  • Dirjen Daglu Tommy Andana menyatakan kenaikan harga tepung tapioka tidak ada kaitannya dengan lartas impor yang diterapkan pada 2025.
  • Pemerintah masih membahas penyebab kenaikan harga tepung dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
  • Lartas impor tepung tapioka diberlakukan untuk mengatasi krisis harga singkong akibat minimnya penyerapan hasil panen lokal.

Why it matters. Hasil pembahasan pemerintah soal penyebab kenaikan harga tepung tapioka dan neraca komoditas singkong belum diumumkan, sehingga penyebab harga di pasaran masih belum dipastikan.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana menegaskan di Jakarta, Jumat (6/11/2026), bahwa kenaikan harga tepung tapioka tidak terkait larangan terbatas impor yang diterapkan pada 2025. Ia mengatakan pemerintah masih membahas penyebab kenaikan harga dalam rapat koordinasi terbatas, termasuk neraca komoditas tepung tapioka dan singkong pada 2027. Lartas tersebut diberlakukan untuk mengatasi krisis harga singkong akibat minimnya penyerapan panen lokal.

Latest updates

Kemendag Buka Suara soal Harga Tepung Tapioka Mahal

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menanggapi keluhan masyarakat terkait harga tepung tapioka yang mahal Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menanggapi keluhan masyarakat terkait harga tepung tapioka yang mahal. Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan Tommy Andana, kenaikan harga tepung tapioka ini tak ada kaitannya dengan kebijakan larangan terbatas (lartas) impor tepung tapioka yang diterapkan pada 2025 lalu. "Nggak ada, nggak ada," ujar Tommy saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2026). Tommy menjelaskan pemerintah masih membahas terkait persoalan tepung tapioka ini, termasuk penyebab kenaikan harga tepung di pasaran. Pembahasan ini dilakukan melalui rapat koordinasi terbatas dengan kementerian/lembaga (K/L) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang juga membahas neraca komoditas tepung tapioka dan singkong pada 2027. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ya kan ada dalam proses pembahasan di Menko Pangan. Dalam neraca komoditas itu dibahas terkait dengan apa, impor bahan-bahan baku itu. Nah, itu masih dalam proses pembahasan lah ya, kan baru muncul, ya," imbuh Tommy. Lartas impor tepung tapioka diberlakukan sebagai upaya mengatasi respons krisis harga singkong karena minimnya penyerapan hasil panen lokal. Pengumuman lartas ini disampaikan Menteri Per.

Sources