Skip to footer
Technician with laptop working on server rack at NERSC
Photo: Illustrative image — Photo: CC0 1.0, via Wikimedia Commons

tech

Komdigi Tantang Instansi Pemerintah Pangkas Waktu Pelayanan Pakai AI

Komdigi menantang instansi pemerintah memangkas waktu pelayanan dengan AI

Updated 2 min read

Key points

  • Setiap unit kerja pemerintah diminta mengidentifikasi minimal satu layanan yang bisa dipercepat dengan AI.
  • Target waktu tunggu dari hitungan minggu menjadi hitungan hari sebelum kuartal IV 2026 berakhir.
  • Nezar mengingatkan AI jangan sekadar demonstrasi teknologi atau proyek percontohan, melainkan harus mengubah kecepatan dan kualitas

Why it matters. Instansi pemerintah yang lambat mengadopsi AI bisa tertinggal dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan, serta kalah cepat dari perusahaan swasta.

Wamenkomdigi Nezar Patria meminta seluruh instansi pemerintah memakai AI untuk mempercepat pelayanan publik, dalam pelatihan daring dari Jakarta Pusat, Senin (2/11). Setiap unit kerja diminta memilih minimal satu layanan yang waktu tunggunya dipangkas dari hitungan minggu menjadi hitungan hari sebelum kuartal IV 2026 berakhir. Nezar menyebut AI bisa mempercepat dokumen dan perizinan, sementara instansi yang tertinggal berisiko kalah dari swasta.

Latest updates

Komdigi Tantang Instansi Pemerintah Pangkas Waktu Pelayanan Pakai AI

Wamen Nezar Patria mendorong instansi pemerintah memanfaatkan AI untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia) JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria meminta seluruh instansi pemerintah mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Dia menantang setiap unit kerja pemerintah mengidentifikasi minimal satu layanan yang bisa dipercepat dengan bantuan AI. Targetnya, waktu tunggu pelayanan yang sebelumnya membutuhkan hitungan minggu dapat dipangkas menjadi hitungan hari sebelum kuartal IV 2026 berakhir. "Sebelum kuartal ini berakhir, tentukan satu layanan di unit Anda di mana AI dapat memangkas waktu tunggu dari hitungan minggu menjadi hitungan hari," tegas Wamen Nezar dalam acara Pelatihan AI Value Chain: Indonesia's Strategy in the AI Supply Chain as a Middle Power yang diikuti secara daring dari Jakarta Pusat, dikutip Senin (2/11). Baca Juga: Prediksi Skor Newcastle United vs Everton di Liga Inggris: The Magpies Berpeluang Balas Dendam Menurut Nezar, penggunaan AI di pemerintahan harus berorientasi pada hasil yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan dokumen, menyederhanakan proses perizinan, meningkatkan pela.

Sources

Topics