Skip to footer
European Central Bank - building under construction - Frankfurt - Germany - 14
Photo: Illustrative image — Photo: Norbert Nagel, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Aliran Modal Asing ke Indonesia Capai US$13,23 Miliar hingga 23 Oktober 2026

Arus masuk modal asing ke Indonesia mencapai US$13,23 miliar hingga 23 Oktober 2026, menurut Bank Indonesia.

Updated 2 min read

Key points

  • Investasi portofolio asing mencatatkan net outflow US$0,08 miliar pada kuartal III-2026, terutama akibat keluarnya dana dari pasar saham.
  • Pada awal kuartal IV-2026, net inflow investasi portofolio asing tercatat US$0,04 miliar, ditopang SBN dan SRBI.
  • Surplus neraca perdagangan Indonesia Januari-September 2026 mencapai US$10,61 miliar, dengan surplus September US$3,36 miliar.

Why it matters. Bank Indonesia menilai penguatan sektor eksternal perlu terus dilakukan untuk memitigasi dampak rambatan dari tingginya ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global.

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan net inflow investasi portofolio asing mencapai US$13,23 miliar sepanjang 2026 hingga tanggal 23 Oktober dalam paparan KSSK Kuartal III-2026. Pada kuartal III-2026 arus keluar tercatat US$0,08 miliar, terutama dari pasar saham. Awal kuartal IV-2026 dana asing kembali masuk US$0,04 miliar, ditopang SBN dan SRBI. Surplus neraca perdagangan Januari-September 2026 mencapai US$10,61 miliar.

Latest updates

Aliran Modal Asing ke Indonesia Capai US$13,23 Miliar hingga 23 Oktober 2026

Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencatat arus masuk bersih (net inflow) sebesar US$13,23 miliar sepanjang 2026 hingga 23 Oktober 2026. Investasi asing pada Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi penopang utama masuknya dana tersebut. Gubernur Bank Indonesia turut menyampaikan data ini sebagai indikator kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik. Arus masuk modal yang besar dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Bank Indonesia akan terus memantau pergerakan modal asing tersebut.

Penyaluran Kredit Program Pemerintah Capai Rp294,6 Triliun hingga 27 Oktober 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penyaluran Kredit Program Pemerintah hingga 27 Oktober 2026 mencapai Rp294,6 triliun. Dana tersebut disalurkan kepada 4,24 juta debitur. Angka ini melampaui total penyaluran sepanjang 2025 yang sebesar Rp275,8 triliun. Airlangga menegaskan kredit program bukan sekadar kredit bersubsidi, melainkan instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Pemerintah belum merinci target penyaluran hingga akhir tahun dalam kutipan yang tersedia.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Capai Rp 260,8 Triliun untuk 4 Juta Debitur

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengumumkan bahwa hingga 21 Oktober 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp 260,8 triliun. Angka tersebut mewakili 89,93 persen dari target tahunan sebesar Rp 290 triliun. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyatakan pencapaian ini mencakup sekitar empat juta debitur di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan peningkatan akses pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil melalui program ini. Selanjutnya, kementerian akan terus memantau pencairan dana untuk memastikan pencapaian target akhir tahun.

Sources