Skip to footer
European Central Bank - building under construction - Frankfurt - Germany - 14
Photo: Illustrative image — Photo: Norbert Nagel, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Mantan Gubernur Bank Sentral Ditahan Kejaksaan, Diduga Korupsi Rp14 T

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Hongaria menangkap mantan gubernur bank sentral negara itu, Bank Sentral Hongaria (MNB).

Updated 2 min read

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Hongaria menangkap mantan gubernur bank sentral negara itu, Bank Sentral Hongaria (MNB). Ia diduga terlibat penyelewengan dana saat masih menjabat di pemerintahan mantan Perdana Menteri (PM) Viktor Orban. "Ia melakukan tindakan investigasi terkoordinasi di beberapa lokasi sehubungan dengan penyelidikan terkait bank sentral terhadap penyelewengan dana secara kriminal," kata Kantor Kejaksaan Investigasi Pusat Hongaria pekan lalu, dikutip Senin (26/10/2026).

Latest updates

Mantan Gubernur Bank Sentral Ditahan Kejaksaan, Diduga Korupsi Rp14 T

Kejaksaan menangkap mantan gubernur bank sentral Gyorgy Matolcsy, terkait penyelewengan dana hingga Rp 14 triliun. Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Hongaria menangkap mantan gubernur bank sentral negara itu, Bank Sentral Hongaria (MNB). Ia diduga terlibat penyelewengan dana saat masih menjabat di pemerintahan mantan Perdana Menteri (PM) Viktor Orban. "Ia melakukan tindakan investigasi terkoordinasi di beberapa lokasi sehubungan dengan penyelidikan terkait bank sentral terhadap penyelewengan dana secara kriminal," kata Kantor Kejaksaan Investigasi Pusat Hongaria pekan lalu, dikutip Senin (26/10/2026). "Telah menahan dan menginterogasi mantan Gubernur Gyorgy Matolcsy dan kaki tangannya," ujar Kejaksaan dalam pernyataan baru tak lama setelahnya, dimuat Washington Post . Matolcsy sendiri memimpin bank sentral Hongaria dari tahun 2013 hingga 2025. Sebelumnya, ia menjabat sebagai menteri perekonomian Orban dari tahun 2010 hingga 2013 dan telah lama menjadi salah satu sekutu ekonomi terdekat Orban. Kasus Matolcsy pertama kali viral bulan lalu. Para petinggi bank sentral mengajukan tuntutan pidana atas dugaan penggelapan, kelalaian, penipuan dan penyalahgunaan jabatan ketika Matolcsy menjadi gubernur. Keluhan tersebut muncul setelah bank mengaudit investasi real estat masa lalu. Ditemukan pembelian yang melambung, sehingga menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi lembaga .

Sources