
business
OJK Nilai Pasar Modal Indonesia Pulih Bertahap, IHSG Naik 7,83 Persen di Kuartal III 2026
OJK menilai pasar modal Indonesia pulih bertahap, IHSG naik 7,83% di kuartal III 2026.
Key points
- IHSG ditutup di level 6.071 pada akhir kuartal III 2026, naik 7,83% secara qoq.
- Nilai aktiva bersih reksadana tercatat Rp640,05 triliun per 27 Oktober 2026, tumbuh 0,44% secara mtd.
- Jumlah Single Investor Identification mencapai 33,36 juta per 26 Oktober 2026, naik 63,94% secara ytd.
Why it matters. Penurunan IHSG setelah pengumuman konsultasi MSCI menunjukkan pasar saham Indonesia masih rentan terhadap ketidakpastian global, menurut OJK.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan pasar modal Indonesia pulih bertahap di tengah ketidakpastian global. IHSG berada di level 6.071 pada akhir kuartal III 2026, naik 7,83% secara qoq, terutama pada Juli dan Agustus. Namun IHSG turun ke level 5.057 pada 30 Oktober 2026 setelah pengumuman konsultasi MSCI, dengan penurunan 16,7% secara mtd.
Latest updates
OJK Nilai Pasar Modal Indonesia Pulih Bertahap, IHSG Naik 7,83 Persen di Kuartal III 2026
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan pasar modal Indonesia menunjukkan pemulihan secara bertahap. Pemulihan itu berlangsung di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut. Menurut Friderica, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6.071 pada akhir kuartal III 2026. Indeks tercatat naik 7,83 persen sepanjang kuartal tersebut, meski sempat mengalami tekanan pada Oktober. Pernyataan ini disampaikan OJK sebagai gambaran kinerja pasar modal hingga akhir September 2026. Perkembangan terbaru pada awal November menunjukkan indeks kembali tertekan.