Skip to footer
Long Island City New York May 2015 panorama 3
Photo: Illustrative image — Photo: King of Hearts, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

business

Pelaku Ekraf Diprediksi Bertambah 1,5 Juta pada 2027

Pemerintah memproyeksikan jumlah pelaku ekonomi kreatif Indonesia bertambah 1,5 juta pada 2027.

Updated 2 min read

Key points

  • Pemerintah memproyeksikan tambahan 1 juta hingga 1,5 juta pelaku ekraf baru di Indonesia pada tahun depan.
  • Menteri Ekonomi Kreatif Riefky menyebut tren pertumbuhan ekraf konsisten terjadi dalam lima tahun terakhir.
  • Berdasarkan data BPS, jumlah pekerja ekraf telah menembus 27,4 juta orang, dan 58% di antaranya perempuan.

Why it matters. Proyeksi ini berpotensi berarti sektor ekraf akan menyerap lebih banyak tenaga kerja, terutama generasi muda yang ingin membangun usaha sendiri.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memproyeksikan tambahan 1 juta hingga 1,5 juta pelaku ekraf baru tahun depan saat hadir di ajang IDE-IND 2026 di AEON Mall BSD, Kabupaten Tangerang. Kenaikan itu, kata Riefky, konsisten terjadi selama lima tahun terakhir karena generasi muda ingin berpenghasilan sesuai passion mereka. Data Badan Pusat Statistik mencatat 27,4 juta pekerja ekraf, dengan 63% di antaranya Gen Z dan milenial di bawah usia 40 tahun.

Latest updates

Pelaku Ekraf Diprediksi Bertambah 1,5 Juta pada 2027

Kemenekraf prediksi 1,5 juta pelaku ekraf baru lahir pada 2027. Gen Z dan milenial incar fleksibilitas kerja serta penghasilan sesuai passion. Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memproyeksikan bakal ada tambahan 1 juta hingga 1,5 juta pelaku ekonomi kreatif ( ekraf ) baru di Indonesia pada tahun depan. Tren ini terdorong oleh minat generasi muda yang kini lebih memilih membangun usaha sendiri sesuai dengan passion ketimbang bekerja di bawah naungan orang lain. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa tren pertumbuhan ini konsisten terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir. "Setiap tahun kalau kita lihat data 5 tahun terakhir, kenaikannya 1 sampai 1,5 juta orang. Kenapa? Karena ini banyak diminati oleh generasi muda yang ingin mempunyai penghasilan sesuai dengan passion-nya," ungkap Riefky saat menghadiri ajang IDE-IND 2026 di AEON Mall BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026). Selain dorongan minat, mayoritas pelaku ekraf dari kalangan Gen Z dan milenial ini menyukai suasana kerja yang fleksibel, tidak kaku, serta nyaman berada di dalam komunitasnya. Terpenting, mereka ingin menentukan besaran penghasilannya sendiri di atas UMR tanpa dibatasi oleh aturan kaku perusahaan maupun instansi pemerintah. "Nah, di zaman digital ini, maraknya platform digital memungkinkan mereka mempunyai profesi sebagai pegiat ekonomi kreatif.

Sources