Skip to footer
Apartment buildings - modern and heritage
Photo: Illustrative image — Photo: Mia Gaitanidis, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

business

Marketing Sales CBDK Tembus Rp448 Miliar hingga September 2026

CBDK catat marketing sales Rp 448 miliar hingga September 2026, naik sekitar 40% dari tahun sebelumnya.

Updated 1 min read

Key points

  • Penjualan kaveling tanah komersial mencapai Rp 379 miliar atau sekitar 85% dari total prapenjualan CBDK.
  • Sekitar 15% prapenjualan berasal dari produk komersial dan residensial di kawasan PIK2.
  • CBDK memiliki cadangan lahan seluas 691 hektare, sebagian besar berada di kawasan CBD PIK2.

Why it matters. Capaian prapenjualan ini menunjukkan permintaan kaveling komersial di PIK2 masih kuat, meski perseroan tetap memantau risiko dari suku bunga dan nilai tukar rupiah.

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), pengembang real estat di Tangerang, Banten, mencatat prapenjualan atau marketing sales Rp 448 miliar hingga September 2026, naik sekitar 40% dibanding periode yang sama 2025. Penjualan kaveling tanah komersial menyumbang Rp 379 miliar atau sekitar 85% dari total, sisanya sekitar 15% berasal dari produk komersial dan residensial di kawasan PIK2. Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo menyebut permintaan kaveling komersial di CBD PIK2 masih mumpuni.

Latest updates

Marketing Sales CBDK Tembus Rp448 Miliar hingga September 2026

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan marketing sales sebesar Rp448 miliar hingga September 2026. Capaian tersebut naik sekitar 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pengembang real estat di kawasan Tangerang, Banten, ini berada di bawah naungan Agung Sedayu Group dan Salim Group. Pendorong utama penjualan adalah kaveling tanah komersial di kawasan PIK2.

Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,31 Juta TEUs hingga September 2026

PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas sebesar 10,31 juta TEUs sepanjang Januari hingga September 2026. Angka tersebut tumbuh 5,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan menyebut pertumbuhan perdagangan internasional menjadi salah satu pendorong utama kenaikan arus peti kemas. Data ini dilaporkan pada 3 November 2026. Pertumbuhan arus peti kemas dapat menjadi indikator aktivitas perdagangan luar negeri yang terus berjalan.

Sources