Skip to footer
Container ship being towed in the Scheldt towards the Port of Antwerp, seen from Doel, Belgium (DSCF3880)
Photo: Illustrative image — Photo: Trougnouf, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons

business

Pemerintah Alihkan Ekspor 60 Juta Ton Batu Bara Tanpa Transit Singapura

Pemerintah alihkan ekspor batu bara dan SDA Indonesia dari transit Singapura ke satu pintu PT DSI.

Updated 1 min read

Key points

  • Pemerintah menargetkan pengiriman komoditas SDA langsung dari Indonesia ke negara tujuan melalui PT DSI.
  • Dirjen Minerba Tri Winarno menyebut sekitar 50–60 juta ton batu bara Indonesia selama ini diekspor melalui Singapura.
  • Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah akan menggandeng PT DSI untuk mengatur jalur ekspor komoditas SDA.

Why it matters. Jika rencana ini berjalan, jalur ekspor batu bara Indonesia bisa berubah, dan negara perantara berpotensi kehilangan keuntungan dari penerimaan pajak serta neraca perdagangan.

Pemerintah akan mengalihkan ekspor SDA Indonesia agar tak lagi transit di Singapura, dengan satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI). Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno menyebut sekitar 50–60 juta ton batu bara Indonesia selama ini diekspor lewat Singapura sebelum dikirim ke negara tujuan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, transit berpotensi menguntungkan negara perantara lewat penerimaan pajak dan neraca perdagangan.

Latest updates

Pemerintah Alihkan Ekspor 60 Juta Ton Batu Bara Tanpa Transit Singapura

Pemerintah akan mengubah jalur ekspor komoditas sumber daya alam Indonesia agar tidak lagi transit melalui Singapura. Pemerintah menargetkan pengiriman komoditas dilakukan langsung dari Indonesia ke negara tujuan melalui satu pintu, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI). Dalam pemberitaan ini disebutkan volume yang dialihkan mencapai 60 juta ton batu bara. Perubahan jalur ini bertujuan mengatur tata niaga ekspor komoditas nasional. Rincian waktu pelaksanaan dan dampaknya terhadap biaya pengiriman belum dijelaskan dalam ringkasan berita ini.

Sources