
business
Outstanding Pinjaman Online Tembus Rp106,48 Triliun, Kredit Macet Naik Jadi 5,36 Persen
Outstanding pinjaman online mencapai Rp106,48 triliun, sementara TWP90 naik menjadi 5,36 persen pada September 2026.
Key points
- Outstanding pinjaman daring tumbuh 17,02 persen yoy pada September 2026.
- Tingkat wanprestasi lebih dari 90 hari naik dari 4,73 persen pada Agustus 2026 menjadi 5,36 persen.
- Pembiayaan yang disalurkan kepada sektor UMKM tumbuh 12,49 persen dibanding tahun sebelumnya menurut OJK.
Why it matters. Kenaikan kredit macet di tengah pertumbuhan pembiayaan membuat OJK terus mencermati kualitas pendanaan, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen pada industri LPBBTI.
OJK mencatat outstanding pinjaman daring (pindar) mencapai Rp106,48 triliun pada September 2026, tumbuh 17,02 persen secara tahunan (yoy). Tingkat wanprestasi lebih dari 90 hari (TWP90) naik menjadi 5,36 persen, dari 4,73 persen pada Agustus. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, menyampaikannya dalam konferensi pers RDKB, Kamis (5/11/2026). Pembiayaan yang disalurkan ke sektor UMKM tumbuh 12,49 persen dibanding tahun sebelumnya.
Latest updates
Outstanding Pinjaman Online Tembus Rp106,48 Triliun, Kredit Macet Naik Jadi 5,36 Persen
Outstanding pinjaman daring (pindar) di Indonesia mencapai Rp106,48 triliun pada September 2026, naik 17,02 persen secara tahunan (year on year). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pembiayaan tersebut diikuti meningkatnya risiko kredit macet. Tingkat wanprestasi pinjaman daring tercatat naik menjadi 5,36 persen. Kenaikan ini menjadi perhatian regulator karena menunjukkan kualitas kredit di sektor pinjaman daring mulai tertekan meski penyaluran terus tumbuh. OJK terus memantau kondisi tersebut dan pengawasan terhadap penyelenggara pinjaman daring akan diperketat.