
business
PLN Targetkan 199 Desa di Papua Terang Benderang hingga 2027
PLN targetkan 199 desa di Papua teraliri listrik hingga 2027
Key points
- Sepanjang 2026, PLN telah melistriki 128 desa di Papua melalui program Listrik Desa (Lisdes).
- PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 742,58 kilometer sirkuit dan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 286,71 kilometer.
- General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur menyebut kondisi geografis dan keterbatasan akses menjadi tantangan utama.
Why it matters. Perluasan listrik ke desa-desa Papua menunjukkan PLN harus menyesuaikan pembangunan jaringan dengan kondisi geografis tiap wilayah.
PLN menargetkan 199 desa di Tanah Papua teraliri listrik hingga 2027, setelah melistriki 128 desa sepanjang 2026 lewat program Listrik Desa (Lisdes). PLN membangun jaringan tegangan menengah 742,58 kilometer sirkuit, tegangan rendah 286,71 kilometer, dan gardu distribusi berkapasitas total 7.450 kilovolt ampere. Direktur Utama Suroso Isnandar menyebut perluasan listrik tidak bisa seragam karena tantangan medan dan jarak antarpemukiman.
Latest updates
PLN Targetkan 199 Desa di Papua Terang Benderang hingga 2027
Sepanjang 2026, PLN telah melistriki 128 desa yang tersebar di Provinsi Papua Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 06 November 2026 |18:31 WIB PT PLN (Persero) menargetkan sebanyak 199 desa di Tanah Papua mendapatkan akses listrik hingga 2027. (Foto: Okezone.com/PLN) A A A JAKARTA – PT PLN (Persero) menargetkan sebanyak 199 desa di Tanah Papua mendapatkan akses listrik hingga 2027. Sepanjang 2026, PLN telah melistriki 128 desa yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya melalui program Listrik Desa (Lisdes). Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, mengatakan perluasan akses listrik di Papua membutuhkan pendekatan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan aksesibilitas setiap wilayah. Tantangan medan, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta jarak antarpemukiman menjadi sejumlah pertimbangan dalam pembangunan jaringan listrik. "Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi masing-masing wilayah, termasuk melalui pengembangan jaringan distribusi maupun pemanfaatan potensi energi setempat," ujar Suroso, Jumat (6/11/2026). Baca Juga: Untuk mendukung program tersebut, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 742,58 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 286,71 kms sepanjan.