world
Indonesia dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Ekonomi Prospera Fase II
Indonesia dan Australia melanjutkan kerja sama ekonomi Prospera fase II untuk periode 2026-2030.
Key points
- Kemitraan Prospera fase II diperpanjang untuk periode 2026-2030 guna mendukung reformasi kelembagaan ekonomi.
- Indonesia menargetkan penyelesaian aksesi OECD pada 2028 dan persetujuan anggota CPTPP pada November 2026.
- Kerja sama ini mencakup pengembangan ekonomi digital, kecerdasan buatan, serta perluasan konektivitas udara bilateral.
Why it matters. Kemitraan ini diharapkan memperkuat kelembagaan ekonomi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan inklusif dan berkontribusi pada transformasi menjadi negara berpendapatan tinggi.
Indonesia dan Australia memperpanjang kemitraan ekonomi Prospera fase II untuk periode 2026-2030 di Jakarta. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan aksesi OECD rampung pada 2028 dengan progres saat ini mencapai 80%. Program ini juga mempercepat aksesi CPTPP pada November 2026 serta mendukung penandatanganan DEFA ASEAN di Manila. Kemenko Perekonomian dan DFAT Australia akan menggelar Prospera Advisory Board Meeting untuk memfinalisasi rencana kerja strategis.
Latest updates
Indonesia dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Ekonomi Prospera Fase II
Indonesia dan Australia resmi melanjutkan kerja sama ekonomi melalui Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) fase II. Fokus utama kemitraan ini adalah mendukung reformasi kelembagaan dan mempercepat proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD serta CPTPP. Selain itu, kedua negara akan mengembangkan ekonomi digital dan memperkuat hubungan bilateral. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pasar dan investasi antar kedua negara.



