
world
Proyek Travelator Stasiun Karet-Sudirman Baru Mulai Digarap
PT KAI membangun travelator dan fasilitas akses di Stasiun Karet dan Sudirman Baru untuk mempermudah pergerakan penumpang.
Key points
- KAI membangun satu travelator datar 20 meter, dua travelator vertikal, eskalator, dan kanopi selasar di kawasan stasiun.
- Layanan KRL dialihkan dari Stasiun Karet ke Sudirman Baru terhitung sejak tanggal 1 September 2026.
- Target penyelesaian seluruh penataan kawasan dan fasilitas pendukung pelanggan dijadwalkan pada 31 Desember 2026.
Why it matters. Penataan akses ini bertujuan mempermudah pergerakan penumpang dan akses transportasi lanjutan setelah adanya pengalihan layanan KRL.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun fasilitas akses di Stasiun Karet dan Sudirman Baru hingga 31 Desember 2026. Proyek ini mencakup pemasangan satu travelator datar 20 meter, dua travelator vertikal, serta eskalator akses. Anne Purba selaku VP Corporate Communication KAI menyatakan langkah ini menyusul pengalihan layanan KRL sejak 1 September 2026. Aktivitas gerbang Sudirman Baru meningkat menjadi 646.411 pada September 2026 dari 190.060 pada Agustus.
Latest updates
Proyek Travelator Stasiun Karet-Sudirman Baru Mulai Digarap
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melanjutkan penataan fasilitas dan akses di sekitar Stasiun Karet dan Sudirman Baru. Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melanjutkan penataan fasilitas dan akses di sekitar Stasiun Karet dan Sudirman Baru. Langkah ini dilakukan untuk mengatur pergerakan penumpang sekaligus mempermudah akses ke transportasi lanjutan, menyusul pengalihan layanan KRL dari Stasiun Karet ke Sudirman Baru sejak 1 September 2026. Dalam perkembangan terbaru, pengerjaan struktur bawah di sejumlah bagian telah rampung, sementara pemasangan struktur baja masih berlangsung di beberapa titik. Pekerjaan ini menjadi bagian dari penataan kawasan dan penyediaan fasilitas pendukung bagi pelanggan. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Perubahan pola perjalanan perlu diikuti penataan akses. Kami ingin pelanggan dapat bergerak dengan lebih mudah di kawasan Karet dan Sudirman Baru," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (24/10/2026). Penataan kawasan juga didasarkan pada data aktivitas pelanggan. Stasiun Karet mencatat 4.909.334 aktivitas masuk dan keluar melalui gerbang selama Januari-Agustus 2026, sebelum pengalihan layanan. Sementara itu, Stasiun Sudirman Baru mencatat 2.439.757 aktivitas masuk dan keluar melalui gerbang sepanjang Januari-September 2026. Kedua angka memiliki cakupan periode b.