
tech
Startup Radical Numerics Suntikkan Virus Buatan AI ke Manusia
Startup Radical Numerics menyuntikkan virus buatan AI ke manusia untuk melawan infeksi bakteri kebal antibiotik.
Key points
- Radical Numerics menggunakan model AI Omnii-1 untuk merancang fag yang menyerang bakteri tanpa menginfeksi sel manusia.
- Terapi ini diberikan kepada pasien dengan infeksi bakteri kebal antibiotik melalui jalur penggunaan atas dasar kemanusiaan.
- The New York Times mengkritik kurangnya transparansi data uji klinis dan ketiadaan publikasi di jurnal ilmiah peer-review.
Why it matters. Pendekatan berbasis AI ini diklaim dapat mempercepat produksi fag sesuai permintaan pasien untuk mengatasi infeksi bakteri yang kebal antibiotik.
Startup Amerika Serikat Radical Numerics menyuntikkan virus rancangan AI ke manusia untuk pertama kalinya di Jakarta. Perusahaan menggunakan model AI Omnii-1 untuk menciptakan fag guna melawan infeksi bakteri kebal antibiotik melalui jalur penggunaan atas dasar kemanusiaan. CEO Eric Nguyen menyatakan informasi detail masih dirahasiakan karena perjanjian kerahasiaan, meski The New York Times menyoroti absennya proses peer-review dan data uji klinis.
Latest updates
Startup Radical Numerics Suntikkan Virus Buatan AI ke Manusia
Radical Numerics menggunakan kecerdasan buatan untuk merancang virus yang mampu melawan bakteri yang sudah kebal terhadap antibiotik konvensional. Terapi ini merupakan terobosan dalam pengobatan infeksi bakteri yang sulit disembuhkan. Laporan resmi perusahaan menyatakan bahwa virus buatan ini disuntikkan sebagai bagian dari protokol terapi medis. Langkah ini menandai pertama kalinya virus hasil desain AI digunakan pada manusia.