
business
LPS: 25 Juta Penduduk Dewasa Belum Punya Rekening Bank
LPS menyebut sekitar 25 juta penduduk dewasa Indonesia belum punya rekening bank
Key points
- Pemerintah menyiapkan anggaran awal Rp 1,28 triliun untuk membuka rekening bagi warga usia di atas 17 tahun di desil 1 hingga 4.
- Setoran awal Rp 50.000 akan diberikan pada setiap rekening yang dibuka, dengan BRI dan Bank Syariah Indonesia sebagai mitra penyalur.
- Airlangga Hartarto menargetkan tingkat inklusi keuangan naik dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen.
Why it matters. Program Satu Orang Satu Rekening diharapkan memperluas akses layanan perbankan dan mendorong inklusi keuangan nasional, termasuk pemanfaatan rekening untuk penyaluran bantuan.
Sekitar 25 juta penduduk berusia di atas 17 tahun belum punya rekening, kata Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu dalam konferensi pers KSSK di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Pemerintah menyiapkan anggaran awal Rp 1,28 triliun untuk membuka rekening bagi warga yang masuk desil 1 hingga 4, dengan setoran awal Rp 50.000 per rekening. BRI dan Bank Syariah Indonesia ditunjuk sebagai mitra penyalur, sementara data calon penerima bersumber dari DTSEN, BPS, dan LPS.
Latest updates
LPS: 25 Juta Penduduk Dewasa Belum Punya Rekening Bank
Sekitar 25 juta penduduk Indonesia berusia di atas 17 tahun belum memiliki rekening bank, menurut Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Melalui Program Satu Orang Satu Rekening, pemerintah menyasar 25 juta warga tersebut. Anggaran awal program mencapai Rp1,28 triliun, dengan setoran pembuka Rp50.000 per rekening. Program ini diharapkan mendorong inklusi keuangan dan memudahkan warga mengakses layanan perbankan dasar.