Skip to footer
Virginia Tech - data center
Photo: Illustrative image — Photo: Christopher Bowns, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons

tech

Sisi Gelap Robot Vacuum, Bisa Curi Data Pribadi

Robot vacuum DJI Romo terdeteksi dapat mencuri data pribadi dan mengakses perangkat pengguna lain.

Updated 2 min read

Key points

  • Sammy Azdoufal menemukan robot vacuum DJI Romo bisa merekam percakapan pribadi dan mengakses perangkat milik orang lain.
  • DJI merilis dua pembaruan pada 10 Februari 2026 untuk mengatasi kegagalan pembatasan akses pada sistem backend mereka.
  • Kebijakan privasi iRobot menyatakan perangkat terhubung internet dapat mengirimkan nama ruangan, jenis lantai, dan detail Wi-Fi.

Why it matters. Kelemahan keamanan pada perangkat rumah pintar dapat menyebabkan kebocoran data pribadi dan pengawasan aktivitas pengguna tanpa izin.

Sammy Azdoufal mengungkap celah keamanan pada robot vacuum DJI Romo di Jakarta yang memungkinkan akses ke perangkat pengguna lain. DJI mengklaim telah memperbaiki masalah izin akses sistem backend tersebut melalui dua pembaruan pada 10 Februari 2026. Sammy menggunakan Claude Code untuk merekayasa balik sistem komunikasi guna menemukan kegagalan pemeriksaan keamanan ini. iRobot juga menyebutkan bahwa model terhubung internet dapat mengirimkan data detail jaringan Wi-Fi dan benda terdeteksi.

Latest updates

Sisi Gelap Robot Vacuum, Bisa Curi Data Pribadi

Robot vacuum dapat mengancam privasi pengguna dengan merekam data pribadi dan peta rumah. Jakarta, CNN Indonesia -- Perangkat robot vacuum ternyata memiliki sisi gelap yang selama ini belum pernah diketahui. Seorang pengguna mengungkap, perangkat pembersih rumah itu ternyata dapat menjadi ancaman data pribadi . Seorang pengguna robot vacuum bernama Sammy Azdoufal mengatakan bahwa perangkat miliknya dapat membuat peta lantai rumah, merekam riwayat pembersihan, mengamati pengguna saat pergi ke kamar mandi hingga merekam percakapan pribadi. Selain itu, perangkat ini juga diduga dapat mencuri data pribadi. Sammy menceritakan, awalnya ia mencoba mengendalikan DJI Romo milknya dari jarak jauh. Ia ternyata tidak hanya dapat mengendalikan dan mengakses perangkat robot lainnya, bukan hanya miliknya sendiri. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut DJI, masalah izin akses pada sistem backend yang ditemukan Sammy telah diselesaikan melalui dua pembaruan yang dirilis perusahaan pada 10 Februari 2026 lalu. Kasus ini disebut risiko keamanan yang spesifik seperti server dapat mengenali pengguna sebagai pelanggan yang sah, namun gagal membatasi aksesnya hanya para perangkat milik pengguna tersebut. Mengutip Endgadget, Sammy menggunakan Claude Code untuk membantunya merekayasa balik (reverse engineering) sistem komunikasi anti-perangkat. Namun, AI bukanlah penyebab kelemahan keaman.

Sources