
business
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Telkom mengambil alih saham Digiserve untuk memperkuat garapan pasar enterprise, efektif secara hukum mulai 1 November 2026.
Key points
- Digiserve menjadi anak perusahaan langsung Telkom dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia.
- Pengambilalihan saham Digiserve berlaku efektif secara hukum (Legal Day-1) pada 1 November 2026.
- Telkom memastikan seluruh layanan, kontrak, dan perjanjian dengan pelanggan, mitra, dan vendor tetap berjalan normal.
Why it matters. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi bisnis enterprise Telkom dan mendukung pertumbuhan TelkomGroup secara berkelanjutan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengambil alih saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve), yang berlaku efektif secara hukum pada 1 November 2026. Setelah itu, Digiserve menjadi anak perusahaan langsung Telkom dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia. Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyebut langkah ini bagian dari strategi transformasi TLKM 30, sementara layanan, kontrak, dan perjanjian pelanggan tetap berjalan normal.
Latest updates
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat langkah transformasi dan optimalisasi pada solusi B2B ICT Solution loading... Jajaran direksi Telkom, TelkomMetra, dan pemegang saham menghadiri penandatanganan pengambilalihan saham Digiserve yang berlaku efektif pada 1 November 2026. JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat langkah transformasi dan optimalisasi pada solusi B2B ICT Solution melalui pengambilalihan saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve) yang berlaku efektif secara hukum (Legal Day-1) pada 1 November 2026. Dengan efektifnya aksi korporasi tersebut, Digiserve menjadi anak perusahaan langsung Telkom dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia. Keputusan ini mempertegas komitmen Telkom untuk menggarap pasar enterprise lebih agresif melalui entitas yang difokuskan untuk melayani kebutuhan solusi ICT pelanggan korporasi di berbagai industri. Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa, langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi strategi transformasi TLKM 30 dalam memperkuat kapabilitas dan daya saing bisnis enterprise Telkom, sejalan dengan perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks. “Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Telkom untuk memperkuat fondasi bisnis enterprise sekaligus membuka lebih banyak peluang inovasi dan kolaborasi strategis yang dapat mendorong pertumb.