Skip to footer
OSC's HP Intel Xeon Oakley Cluster
Photo: Illustrative image — Photo: Ohio Supercomputer Center, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

tech

Wantiknas Usulkan Koalisi Internasional Negara Non-AS dan China untuk Alternatif AI

Ilham Akbar Habibie dari Wantiknas mengusulkan koalisi internasional negara non-AS dan China untuk alternatif AI di Jakarta.

Updated 1 min read

Key points

  • Ilham Akbar Habibie mengusulkan koalisi internasional non-AS dan China untuk alternatif AI.
  • Gagasan ini merupakan bagian dari konsep The Middle Way yang diusung Wantiknas.
  • Ilham menyebut Jepang, India, Swedia, dan Mesir sebagai negara potensial untuk kolaborasi.

Why it matters. Usulan ini penting bagi Indonesia untuk memiliki pilihan teknologi AI dan tidak didikte oleh pihak lain demi kedaulatan digital.

Ilham Akbar Habibie, Ketua Tim Pelaksana Wantiknas, mengusulkan pembentukan koalisi internasional negara non-AS dan China di Jakarta pada Jumat (30/10/2026) untuk mengembangkan alternatif AI. Gagasan ini merupakan bagian dari konsep The Middle Way guna mengurangi ketergantungan pada teknologi yang didominasi dua kekuatan besar tersebut. Ilham menyebut Jepang, India, Swedia, dan Mesir sebagai negara potensial yang bisa menjadi mitra dalam kolaborasi tersebut.

Latest updates

Wantiknas Usulkan Koalisi Internasional Negara Non-AS dan China untuk Alternatif AI

Ilham Akbar Habibie, Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), mengusulkan pembentukan koalisi internasional yang melibatkan negara-negara di luar Amerika Serikat dan China. Tujuannya adalah untuk mengembangkan alternatif teknologi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mandiri dan tidak bergantung pada dua kekuatan besar tersebut. Gagasan ini merupakan bagian dari konsep "The Middle" yang bertujuan menciptakan ekosistem teknologi yang lebih seimbang. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi dominasi teknologi asing dan meningkatkan kemandirian industri teknologi di negara-negara anggota.

Sources

Topics