Skip to footer
Coworking Audiovisual NOLICH
Photo: Illustrative image — Photo: Espacio Nolich, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

tech

Startup Warhound Kembangkan Anjing Pelacak Rekayasa Genetik untuk Militer

Startup Warhound mengembangkan anjing pelacak rekayasa genetik untuk militer Amerika Serikat.

Updated 1 min read

Key points

  • Warhound menerima pendanaan USD 20 juta untuk menciptakan anjing militer yang lebih sehat dan tangguh melalui rekayasa genetik.
  • Anduril menyediakan perlengkapan pelindung serta teknologi EagleEye untuk meningkatkan kewaspadaan anjing dan pawang di lapangan.
  • American Humane Society akan memandu dan mensertifikasi program pelatihan anjing hasil kloning Viagen sebelum dikerahkan.

Why it matters. Inovasi ini dapat meningkatkan efektivitas operasi SAR, deteksi bom, dan keamanan nasional melalui anjing pekerja dengan kemampuan fisik serta indera yang ditingkatkan.

Startup Texas Warhound mengembangkan anjing pelacak rekayasa genetik untuk militer Amerika Serikat. Proyek gagasan Ben Lamm dari Colossal Biosciences dan Palmer Luckey dari Anduril ini telah menerima pendanaan sebesar USD 20 juta. Lamm menyatakan pengeditan gen pada ras Belgian Malinois, Labrador, dan German Shepherd bertujuan menghilangkan masalah kesehatan sebelum meningkatkan kecepatan serta indera penciuman. Viagen akan mengkloning anjing tersebut dengan target kelahiran kloter pertama pada awal 2027.

Latest updates

Startup Warhound Kembangkan Anjing Pelacak Rekayasa Genetik untuk Militer

Warhound, sebuah startup pertahanan baru yang berbasis di Texas, mengumumkan ambisinya untuk meningkatkan kemampuan anjing pelacak militer Amerika Serikat. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Ben Lamm dari Colossal Biosciences dan Palmer Luckey dari Anduril. Perusahaan ini menggabungkan teknik rekayasa genetik dengan perangkat teknologi militer mutakhir. Tujuannya adalah menciptakan hewan pelacak dengan ketajaman sensorik yang melampaui kemampuan alami. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat operasi intelijen dan pencarian di lapangan.

Sources