Bukan Tanah Biasa, Begini Asal-usul Gambut di Indonesia
Luas lahan gambut Indonesia diperkirakan mencapai 13,43 juta hektare berdasarkan pemetaan nasional yang diterbitkan jurnal Geoderma pada 2021. Sebaran terbesar berada di Sumatra seluas 5,85 juta hektare, disusul Kalimantan 4,54 juta hektare, Papua 3,01 juta hektare, dan Sulawesi hanya 24 ribu hektare. Gambut terbentuk dari akumulasi sisa tumbuhan seperti daun, ranting, dan akar yang tidak terurai sempurna selama ribuan tahun di lingkungan jenuh air dan minim oksigen. Ketika tata air terganggu akibat drainase atau perubahan penggunaan lahan, lapisan gambut mengering dan menjadi sangat rentan terbakar. Api dapat merambat dan membara di bawah permukaan tanah meskipun api di atas terlihat sudah padam, sehingga kebakaran gambut sulit dipadamkan. Bagi warga di sekitar kawasan gambut, kondisi ini berarti ancaman kabut asap dan karhutla yang berulang setiap musim kemarau. Karena itu, menjaga tata air dan mencegah pengeringan berlebihan menjadi kunci utama perlindungan lahan gambut ke depan.