business
Tawuran di Kampung Melayu Turun Drastis Menjadi 20 Kasus pada Oktober 2026
Gubernur DKI Pramono Anung mencatat kasus tawuran di Kampung Melayu turun menjadi 20 kasus pada Oktober 2026 berkat fasilitas olahraga PAM
Poin utama
- Angka tawuran di Kampung Melayu turun menjadi 20 kasus pada Oktober 2026 dari 132 kasus tahun 2025.
- Fasilitas ring tinju di bawah flyover Pasar Rebo dibangun PAM JAYA sejak 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026.
- Gubernur Pramono Anung meminta Wali Kota Munjirin menggelar Piala Jakarta Timur untuk mencegah tawuran.
Mengapa penting. Pemanfaatan fasilitas olahraga oleh PAM JAYA berhasil mengubah dinamika pemuda dari konflik antargeng menjadi satu komunitas olahraga bersama, mengurangi frekuensi tawuran secara signifikan di wilayah tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaporkan penurunan kasus tawuran di Kampung Melayu menjadi 20 kali pada Oktober 2026, turun drastis dari 132 kasus sepanjang tahun sebelumnya. Penurunan ini dicapai melalui pemanfaatan fasilitas sasana tinju yang dibangun PAM JAYA di bawah flyover Pasar Rebo untuk menyalurkan energi pemuda. Gubernur juga meminta Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menggelar perlombaan Piala Jakarta Timur guna mencegah konflik serupa di masa depan.
Latest updates
Tawuran di Kampung Melayu Turun Drastis Menjadi 20 Kasus pada Oktober 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa angka tawuran di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur, telah turun drastis menjadi 20 kasus sepanjang tahun 2026 hingga Oktober. Penurunan ini terjadi setelah pemerintah mengimplementasikan program pembinaan yang memanfaatkan sasana tinju sebagai sarana penyaluran energi bagi anak muda. Sebelumnya, wilayah tersebut mencatat 132 kasus tawuran, sehingga penurunan ini menunjukkan efektivitas intervensi pemerintah dalam menjaga ketertiban sosial. Langkah ini diharapkan dapat mencegah eskalasi konflik antar kelompok pemuda di masa mendatang.
Laba Bersih Bank Mandiri Naik 19,6 Persen Menjadi Rp46,5 Triliun hingga Oktober 2026
Bank Mandiri mencatat laba bersih sebesar Rp46,5 triliun hingga Oktober 2026, naik 19,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Penyaluran kredit bank tersebut mencapai Rp1.635 triliun dan tumbuh 16,5 persen secara tahunan. Bank menyebut pertumbuhan itu ditopang penyaluran pembiayaan kepada dunia usaha dan masyarakat. Penghimpunan dana juga dilakukan untuk mendukung pertumbuhan kredit tersebut. Bank Mandiri menyatakan akan terus memfokuskan ekspansi pada sektor produktif dan digitalisasi layanan.
Bank Mandiri Raih Laba Bersih Rp45,5 Triliun Hingga September 2026
Bank Mandiri mencatatkan kinerja keuangan positif dengan laba bersih mencapai Rp45,5 triliun hingga September 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 20,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain laba, perusahaan juga mencatat total penyaluran kredit sebesar Rp1.605,8 triliun. Pencapaian ini dipaparkan oleh jajaran direksi termasuk Direktur IT Sunarto dan Direktur Manajemen Risiko Danis Subyantoro.
Sources
AI-assisted summary of the reporting above. Quotes are kept to one sentence. Copyright concern? See our DMCA takedown page.


